Berita Banyumas
Bidik Investasi Asing: Banyumas Ingin Kembangkan Trans Banyumas, Siapkan Rute Baru Bus Listrik
Pemerintah Kabupaten Banyumas tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan VinFast asal Vietnam untuk menyiapkan bus listrik
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Banyumas tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan VinFast mendorong efisiensi layanan sekaligus memperluas jangkauan bus trans Banyumas berbasis listrik hingga ke wilayah barat seperti Wangon dan Lumbir.
- Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengungkapkan dirinya telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak VinFast.
- VinFast disebut telah memiliki pabrik di Subang dan ada kemungkinan membangun sekitar 250 titik charging station di Banyumas.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Peluang masuknya investor asing, khususnya asal Vietnam dalam pengembangan transportasi berbasis listrik membuka babak baru bagi sistem transportasi di Banyumas.
Pemerintah Kabupaten Banyumas tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan VinFast mendorong efisiensi layanan sekaligus memperluas jangkauan hingga ke wilayah barat seperti Wangon dan Lumbir.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengungkapkan dirinya telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak VinFast bahkan telah mengunjungi kantor mereka di Jakarta.
Perusahaan tersebut dinilai memiliki pendekatan berbeda dibanding produsen lain karena lebih fokus pada kendaraan operasional ketimbang kendaraan pribadi.
VinFast disebut telah memiliki pabrik di Subang dan ada kemungkinan membangun sekitar 250 titik charging station di Banyumas.
Infrastruktur ini nantinya akan ditempatkan di lokasi strategis milik pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan, dengan skema sewa yang berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah.
Baca juga: Warga Banyumas Tertipu Beli Rumah Fiktif hingga Rp107 Juta Lenyap, Ternyata Terjual Lama
Bupati mengatakan dalam skema awal, selama tiga tahun pertama pengguna kendaraan VinFast akan menikmati pengisian daya gratis.
Charging station tersebut juga hanya diperuntukkan bagi kendaraan VinFast sebelum akhirnya dibuka untuk umum dengan tarif tertentu.
Seiring dengan rencana tersebut, Pemkab Banyumas juga menyiapkan pengembangan layanan Trans Banyumas melalui penambahan koridor.
Salah satu yang tengah dikaji adalah perpanjangan rute Ajibarang hingga menjangkau Wangon dan Lumbir.
Kajian kelayakan masih dilakukan bersama pihak terkait, termasuk kemungkinan penggunaan bus listrik pada rute baru tersebut.
Bupati optimistis penggunaan bus listrik akan lebih efisien, terutama dari sisi perawatan.
"Saya punya keyakinan kita mampu. Nanti kita akan bahas lebih lanjut," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (22/4/2026).
Sebelumnya sempat diberitakan di sisi lain, perubahan besar tengah terjadi pada sistem pembiayaan Trans Banyumas.
Terhitung sejak 20 April 2026, kontrak dengan Kementerian Perhubungan resmi berakhir dan operasional kini beralih dari pembiayaan APBN ke APBD Kabupaten Banyumas.
| Warga Banyumas Tertipu Beli Rumah Fiktif hingga Rp107 Juta Lenyap, Ternyata Terjual Lama |
|
|---|
| Warga Wonosobo Ditangkap Polisi Gegara Jual Bensin Eceran di Rumah |
|
|---|
| Capaian Bupati Batang Turunkan Berat Badan 30 Kg : Biar Istri gak Nyari yang Lain |
|
|---|
| Rumah Sakit di Kudus Dilengkapi SPKLU, Warga Boleh Ikut Ngecas Kendaraan Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260422-bus-transbanyumas.jpg)