Jumat, 8 Mei 2026

Berita Banyumas

Kartini Banyumas: Nurani Lukita Martini Buktikan Ibu Rumah Tangga Berprestasi di Binaraga

Atlet perempuan asal Banyumas Nurani Lukita Martini berprestasi lewat kejuaraan binaraga nasional saat statusnya sudah menjadi ibu rumah tangga.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Dok Nurani Lukita Martini
HARI KARTINI - Atlet binaraga Banyumas Nurani Lukita Martini (40) saat sesi foto untuk peringatan Hari Kartini, yang dibagikan kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (21/4/2026). Nurani Lukita Martini adalah ibu lima anak dan satu cucu yang berani menembus batas dengan menjadi atlet binaraga wanita berprestasi. 

Ringkasan Berita:
  • Nurani Lukita Martini (40) membuktikan, mimpi seorang perempuan tak berhenti setelah menjadi ibu rumah tangga.
  • Ibu lima anak dan satu cucu ini terjun sebagai atlet binaraga profesional saat usianya tak lagi muda.
  • Kerja keras dan disiplin mengantarnya meraih berbagai kejuaraan nasional.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Lahir sebagai sosok perempuan tak menghalangi Nurani Lukita Martini (40) terjun ke dunia binaraga yang menonjolkan visualisasi otot tubuh.

Bahkan, ibu lima anak dan satu cucu asal Banyumas, Jawa Tengah, itu terjun sebagai atlet binaraga profesional yang berprestasi.

Di tengah stigma dan tuntutan peran domestik, perempuan kelahiran 1 Maret 1986 di Purwokerto ini membuktikan, mimpi tak mengenal usia dan status ibu rumah tangga. 

Sejak 2019 lalu, Lukita memutuskan banting setir menekuni dunia fitness secara serius.

Padahal, sebelumnya, dia hanya rutin berolahraga kardio seperti sepeda dan aerobik sejak usia belasan tahun.

"Kalau olahraga, sebelumnya, saya sepeda sama aerobik. Itu sejak umur belasan tahun," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Kiper Futsal Timnas Indonesia Asal Kebumen: Peluang Perempuan Jadi Atlet Profesional Kian Terbuka

Keputusan itu menjadi titik balik dalam hidupnya.

Dari sekadar menjaga kebugaran, kini ia menjelma menjadi atlet binaraga yang telah mengoleksi berbagai prestasi, mulai dari tingkat lokal hingga nasional.

Prestasi terbaru yang diraih adalah Juara 4 ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mandalika.

Sebelumnya, dia juga menyabet Juara 2 dalam kejuaraan nasional di Solo dan Juara 2 saat Pra-PON di Bengkulu.

Buah Kerja Keras dan Disiplin

Di balik pencapaiannya itu, ada disiplin tinggi yang dijalani. 

Lukita harus menjalani latihan keras dan pola makan ketat menjelang kompetisi.

"Biasanya, kalau mau tanding, saya latihan keras dan diet. Tidak konsumsi garam, gula, minyak tepung. Hanya makan dada ayam, sayur, dan buah," ungkapnya.

Tubuh berotot yang dimilikinya bukan sekadar hasil latihan, tetapi juga simbol perjuangan, dedikasi, dan kebanggaan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved