Kamis, 23 April 2026

Banyumas

1.000 Lontong Cap Go Meh Jadi Menu Buka Puasa di Klenteng Purwokerto

Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto bagikan 1.000 porsi Lontong Cap Go Meh sebagai takjil buka puasa, Selasa (3/3).

Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
BUKA PUASA DI KLENTENG: Suasana warga Muslim saat berbuka puasa bersama dengan hidangan Lontong Cap Go Meh di halaman Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto, Selasa (3/3/2026). Perayaan puncak Imlek tahun ini yang berbarengan dengan bulan Ramadan menjadi momentum penguatan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Banyumas. 

Ringkasan Berita:
  • Klenteng Hok Tek Bio Purwokerto menyajikan 1.000 mangkuk Lontong Cap Go Meh untuk warga Muslim yang berbuka puasa di halaman klenteng.
  • Momentum puncak Imlek 2026 yang bertepatan dengan Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang perjumpaan lintas iman dan penguatan toleransi di Banyumas.
  • Pihak pengurus klenteng menyesuaikan jadwal kirab barongsai agar selesai sebelum waktu Salat Tarawih demi menghormati ibadah umat Muslim.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Aroma Lontong Cap Go Meh mengepul dari halaman Klenteng Hok Tek Bio, Purwokerto, pada Selasa (3/3/2026) petang.

Di antara pendar lampion merah dan hiasan khas Imlek, ratusan warga duduk berdampingan menanti waktu berbuka puasa.

Pemandangan tersebut menjadi potret yang berbeda sekaligus menyejukkan dalam perayaan Cap Go Meh 2026 di Purwokerto.

Baca juga: Unik, Ratusan Lontong Cap Go Meh Jadi Takjil Ramadan di Kebumen

Untuk pertama kalinya, puncak Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari ke-15 bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Seribu Mangkuk Lontong

Tak hanya umat Khonghucu yang memadati klenteng, warga Muslim di sekitar lokasi pun turut hadir memenuhi halaman. Mereka berbuka puasa bersama dengan sajian seribu mangkuk Lontong Cap Go Meh yang disiapkan khusus oleh pengurus klenteng sebagai simbol kebersamaan.

Penyuluh Agama Khonghucu Kemenag Banyumas yang juga pengurus klenteng, Trisno Rahayu, menjelaskan bahwa Cap Go Meh merupakan momentum menyambut purnama pertama di tahun baru Imlek sebagai wujud syukur dan harapan.

"Ini puncaknya Tahun Baru Imlek 2026. Kami bersyukur bisa bertemu lagi di tahun yang baru, semoga semakin maju dan penuh berkah," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa petang.

Jaga Toleransi Beragama

Menurut Trisno, kebetulan momentum Cap Go Meh tahun ini beriringan dengan Ramadan menjadi kesempatan emas untuk mempererat toleransi antarumat beragama di Banyumas.

Sebagai bentuk penghormatan, rangkaian kirab Cap Go Meh yang biasanya digelar hingga larut malam selepas Salat Isya, tahun ini sengaja dimajukan jadwalnya. Seluruh rangkaian kirab diselesaikan sebelum waktu Isya tiba.

Jadwal Kirab Dimajukan

Hal tersebut dilakukan secara sadar agar umat Muslim dapat menunaikan ibadah Salat Tarawih dengan nyaman tanpa terganggu suara musik pengiring kirab.

Tak hanya berbagi hidangan, kebersamaan juga terasa kental saat warga Muslim menyaksikan pertunjukan barongsai di halaman klenteng sembari menunggu azan Magrib. Suasana hangat dan akrab tampak menyatu tanpa sekat.

Kepala Kemenag Banyumas, Ibnu Asaduddin, yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai momen ini menjadi gambaran nyata kuatnya toleransi di Kabupaten Banyumas. Menurutnya, ketika umat beragama dekat dengan ajarannya, tidak akan muncul gesekan negatif.

"Dengan kehadiran Cap Go Meh yang berbarengan dengan buka bersama, ini menggambarkan Banyumas yang guyub, rukun, aman, dan nyaman," katanya.

Salah satu warga Purwokerto Selatan, Rizky, mengaku sengaja datang ke klenteng untuk merasakan suasana berbeda saat berbuka puasa. Ia merasa senang karena perayaan ini bersifat terbuka untuk umum.

"Ini halal kata pihak klenteng. Senang karena bisa lihat barongsai juga sambil nunggu buka," ujarnya.

Perayaan Cap Go Meh 2026 di Klenteng Hok Tek Bio pun terbukti bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang perjumpaan lintas iman yang memperkokoh persaudaraan di Kota Satria. (jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved