Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Cilacap

Hasil Pemeriksaan ASN Cabul di Kecamatan Adipala Cilacap Keluar, Diserahkan Langsung ke Plt Bupati

Camat Adipala Cilacap memastikan, hasil pemeriksaan oknum pegawai yang diduga cabul saat melayani warga telah diserahkan ke Plt bupati.

Tayang:
Tribun Banyumas/ISTIMEWA
MINTA MAAF - Camat Adipala Cilacap Firdaus Azy Mutia memberikan klarifikasi dan meminta maaf terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum pegawai di bagian pelayanan, di Kecamatan Adipala, Rabu (3/6/2026). Firdaus menyerahkan hasil pemeriksaan atas kasus tersebut ke Plt Bupati Cilacap. 

Ringkasan Berita:
  • Camat Adipala Cilacap Firdaus Azy Mutia meminta maaf atas dugaan perbuatan cabul oknum pegawai di bagian pelayanan yang viral di media sosial.
  • Firdaus mengatakan,oknum tersebut telah menjalani pemeriksaan internal.
  • Hasil pemeriksaan pun telah ada dan telah diserahkan ke Plt Bupati Cilacap untuk tindakan lebih lanjut.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pemerintah Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, buka suara terkait ramainya perbincangan di media sosial mengenai dugaan pelecehan yang dilakukan oknum pegawai kecamatan di bagian pelayanan publik.

Kasus ini pun sempat viral di media sosial.

Melalui pernyataan resmi, Camat Adipala Firdaus Azy Mutia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah kecamatan menyikapi aduan yang berkembang.

Firdaus mengatakan, pihaknya memahami informasi yang beredar telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sehingga perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar publik memperoleh informasi yang berimbang.

"Menanggapi informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pelanggaran dalam pelayanan publik, kami merasa perlu menyampaikan klarifikasi secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat," kata Firdaus, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Viral, ASN Kecamatan Adipala Cilacap Dilaporkan Cabul ke Warga saat Urus KTP. Camat Turun Tangan

Ia mengakui adanya keluhan terkait pelayanan yang dinilai kurang profesional serta dugaan tindakan tidak patut yang menjadi sorotan publik sehingga pemerintah kecamatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan yang dianggap belum optimal maupun dugaan tindakan yang menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan bagi pihak yang terdampak," ujarnya.

Menurut Firdaus, Kecamatan Adipala tidak akan mengabaikan setiap aduan yang masuk dan membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian serupa untuk melapor secara langsung.

"Kami mengajak masyarakat yang mengetahui, mengalami, atau memiliki informasi terkait peristiwa serupa untuk menyampaikannya kepada kami agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

Ia menegaskan, setiap laporan yang diterima akan ditangani secara profesional, objektif, dan transparan dengan tetap menjamin kerahasiaan identitas pelapor.

"Kami memastikan, seluruh laporan diproses secara serius dan identitas pelapor akan kami lindungi sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Firdaus.

Selain itu, Firdaus mengapresiasi masyarakat yang turut menjalankan fungsi kontrol terhadap pelayanan publik karena dinilai menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan kualitas layanan pemerintah.

"Masukan dan pengawasan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik," ungkapnya.

Hasil Pemeriksaan Diserahkan ke Plt Bupati

Sebagai tindak lanjut atas informasi yang berkembang, pihak Kecamatan Adipala telah melakukan pemeriksaan internal terhadap oknum yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved