Berita Banyumas
SPMB SMP Banyumas 2026, Kuota 15.552 Kursi di 73 SMP Negeri
Salah satu perubahan mendasar dalam SPMB tahun ini adalah pemisahan jadwal pembuatan akun dengan jadwal pendaftaran
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
Pembuatan akun tersendiri, kemudian saat pendaftaran orangtua atau anak tinggal mengklik pilihannya saja," ujar Wahyu.
Dengan sistem tersebut, peserta tidak perlu lagi mengunggah berkas saat pendaftaran berlangsung.
"Jadi tidak perlu mengunggah berkas dan segala macam," tambahnya.
Selain itu, perubahan juga terjadi pada jalur domisili.
Apabila pada tahun lalu pembagian wilayah hanya terdiri atas dua kategori, yakni domisili khusus dan sebaran, kini diperluas menjadi empat kategori.
Menurut Wahyu, sistem baru ini sudah mengakomodir kewilayahan hingga tingkat RW yang berada paling dekat dengan sekolah.
"Domisili juga berubah. Yang kemarin hanya dua, sekarang menjadi empat.
Sudah mengakomodir kewilayahan RW, RW terdekat sekolah," katanya.
Ia mencontohkan, pada pelaksanaan tahun lalu terdapat sejumlah calon siswa yang tinggal sangat dekat dengan sekolah namun tidak dapat mendaftar karena berbeda desa atau kelurahan.
"Tahun kemarin banyak terjadi SMP yang berbeda desa saja, yang depannya berbeda kelurahan tidak bisa mendaftar.
Sekarang insya Allah sudah bisa karena ketentuan RW dan itu sudah disepakati," jelasnya.
Sementara itu, untuk jalur mutasi, Dinas Pendidikan akan mengikuti ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen).
Wahyu mengatakan saat ini jalur mutasi diprioritaskan bagi anak guru sesuai regulasi yang berlaku.
"Mutasi, terutama yang mutasi, ketentuan di Permendikdasmen sementara ini hanya anak guru.
Kami melaksanakan sesuai ketentuan tersebut. Ada juga surat edaran dari KPK dan Ombudsman yang menjadi acuan pelaksanaan SPMB tahun 2026/2027," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Launching-SPMB-BANYUMAS.jpg)