Berita Banyumas
Pengakuan Karyawan RSUD Banyumas Heran dengan Temuan BPK, Tapi Siap Kembalikan Bonus
seorang karyawan RSUD Banyumas mengaku heran dengan temuan BPK akan adanya kelebihan insentif dan bonus
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: khoirul muzaki
Tetapi ada bagian yang mengambil keputusan dan melakukan perhitungan.
Para karyawan pun semunya siap mengembalikan kelebihan uang insentif dan bonus.
"Semua karyawan mau untuk mengembalikan. Tapi yang kami cari siapa yang menghitung ini," ungkapnya.
Tanggungjawab Siapa
Cakra mengatakan, sejujurnya para karyawan ingin ada pertanggungjawaban atas kesalahan itu.
Penyebab dan penanggung jawabnya siapa.
Tetapi tidak ada dan kembali lagi karyawan yang harus menanggung.
"Paling tidak ada punishment, sebagai bentuk tanggung jawab, orang-orang yang mengurus ini dipindah atau didemosi," ujarnya.
Cakra berharap, ada fleksibilitas pihak rumah sakit kepada karyawan dalam mengembalikan kelebihan insentif dan bonus.
Karena kemampuan tiap karyawan pastinya berbeda-beda.
Sebelumnya pihak rumah sakit sudah menawarkan opsi, seperti potong gaji, potong insentif atau setoran langsung.
"Kami juga minta penjelasan mengapa besaran pengembalian berbeda-beda. Padahal masa kerjanya sama, golongannya sama dan tugasnya sama," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/04032026-poli-rawat-jalan-rsud-banyumas.jpg)