Senin, 27 April 2026

Kebumen Berdaya

Longsor Gerus Jalan Desa hingga Rusak Rumah Warga di Kebumen, 10 Orang Mengungsi

Longsor menggerus jalan desa sepanjang kurang lebih 8 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter

Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
GARIS PENGAMAN. Anggota Polsek Buayan memasang garis pengaman di lokasi jalan ambles akibat longsor di Dukuh Kaum Desa Karangbolong Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen, Jumat (27/3/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Hujan lebat memicu longsor yang mengakibatkan amblesnya jalan desa di Dukuh Kaum Desa Karangbolong Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen.

Longsor menggerus jalan desa sepanjang kurang lebih 8 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter.

Separuh badan jalan hilang sehingga akses kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Garis pengaman sudah dipasang di lokasi supaya warga berhati-hati ketika melintasi jalan tersebut.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, longsor terjadi setelah hujan turun pada Kamis (26/3/2026) sejak sore hari hingga malam hari. Setelah kejadian itu, polisi bersama perangkat desa dan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polsek Buayan memasang garis polisi di area terdampak guna mencegah kecelakaan serta melakukan pendataan kerusakan dan keterangan saksi.

"Langkah ini dilakukan untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada korban kecelakaan pasca longsor," katanya, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: Himpitan Ekonomi Jadi Alasan 300 KK di Jawa Tengah Minta Transmigrasi

Dia memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 7 juta. Kapolres Kebumen mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Udy Cahyono mengatakan, ada beberapa titik longsor di dua desa wilayah Kecamatan Ayah pasca hujan lebat kemarin. Dia merinci ada empat titik longsor di Desa Pasir dan dua titik longsor di Desa Argopeni.

Longsor selain merusak tembok rumah warga juga sempat menutup akses jalan di Argopeni. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Akan tetapi, terang Udy, ada 10 jiwa yang mengungsi ke rumah saudara akibat tembok rumahnya rusak terkena material longsor.

"Ini sedang gotong-royong pembersihan material longsor," terangnya.

Udy mengimbau kepada warga untuk waspada mengingat masih dalam musim penghujan. Menurutnya, masih ada potensi turun hujan dengan intensitas sedang disertai angin dan petir. (Ais).

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved