Senin, 13 April 2026

Berita Cilacap

Jalur Sampang-Kebasen Ditutup Imbas Peningkatan Arus Mudik di Jalur Selatan Cilacap

Arus mudik di Simpang Tiga Sampang atau jalur selatan Cilacap terpantau padat, Kamis pagi. Jalur Sampang-Kebasen ditutup.

Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
PADAT KENDARAAN - Arus mudik di Simpang Tiga Sampang, Cilacap, Jawa Tengah, terpantau padat, Kamis (19/3/2026). Petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara jalur Sampang-Kebasen. 
Ringkasan Berita:
  • Kepadatan arus mudik mulai terasa di Jalur Selatan Cilacap, khususnya Simpang Tiga Sampang.
  • Untuk mengurai kendaraan, polisi menutu sementara jalur Sampang-Kebasen.
  • Penutupan jalur ini berlangsung situasional.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Rekayasa lalu lintas diberlakukan di wilayah Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, guna mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran di jalur selatan.

Penutupan sementara dilakukan di sejumlah ruas jalan yang terhubung dengan Simpang Tiga Sampang, tepatnya jalur dari arah Sampang menuju Kebasen dan sebaliknya.

Kepala Pos Pengamanan Sampang, Ipda Adim Haryoko mengatakan, langkah tersebut diambil untuk mengurai potensi kemacetan di titik simpul pertemuan kendaraan.

"Kami melakukan penutupan dari arah Sampang ke Kebasen dan dari Kebasen ke arah Sampang untuk menghindari penumpukan kendaraan di persimpangan," ujar Adim, Kamis (19/3/2026).

Baca juga: Jalur Selatan Cilacap Mulai Padat Pemudik, Didominasi Mobil Pribadi Tujuan Yogyakarta

Ia menjelaskan, kendaraan dari kedua arah tersebut dialihkan menuju jalur alternatif yang dinilai lebih lancar.

"Arus lalu lintas kami alihkan ke jalur Cindaga dan Kalisalak yang tembus ke wilayah Banyumas, termasuk Rawalo," jelasnya.

Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Penutupan ini tidak permanen, melihat situasi arus kendaraan di lapangan," katanya.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pengaturan arus di titik rawan, seperti perlintasan kereta api Randegan yang kerap menyebabkan antrean kendaraan.

"Di perlintasan rel, sistem buka-tutup palang bisa menyebabkan antrean sekitar 10 menit, namun masih bisa terurai dengan cepat," ungkapnya.

Baca juga: Ibu 3 Anak Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Depan TMP Purwokerto, Pelaku Dicari Polisi dan Warganet

Adim mengimbau para pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas dan rambu yang telah disiapkan selama rekayasa lalu lintas berlangsung.

"Kami harap, masyarakat mengikuti petunjuk petugas agar perjalanan tetap aman dan lancar," ujarnya.

Rekayasa lalu lintas ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus meminimalkan risiko kemacetan panjang di jalur selatan Cilacap saat puncak arus mudik. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved