Berita Banyumas
18 Pos Kesehatan Didirikan di Sepanjang Jalur Mudik Banyumas, Ambulans Siap
Pos kesehatan tersebut melayani semua pemudik yang kelelahan dan mengalami keluhan penyakit
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO- Sebanyak 18 pos kesehatan selama arus mudik dan arus balik telah disiapkan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Banyumas pada Hari Raya Idulfitri 2026.
Pos kesehatan tersebut melayani semua pemudik yang kelelahan dan mengalami keluhan penyakit.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes KB Banyumas, dr Anwar Hudiono mengatakan, sejumlah pos kesehatan berada di puskesmas yang terlintasi jalur mudik, sebagian lainnya bergabung dengan Pos Pam Polresta Banyumas.
Antara lain, 12 puskesmas rawat inap yang posisinya berada di akse jalan jalur mudik.
Kemudian enam pos kesehatan bersama Pos PAM Polresta Banyumas, meliputi Pos Terpadu Alun-alun, Pos Yan Stasiun, Pos Yan Terminal, Pos Pam Ajibarang, Pos Pam Wangon, dan Pos Pam Kemranjen.
"Tetapi dalam layanan kesehatan, seluruh rumah sakit kami arahkan juga 24 jam menyiapkan UGD-nya," katanya kepada tribunbanyumas.com, Selasa (10/3/2026).
Anwar menjelaskan, pelayanan yang tersedia pertama komunikasi, informasi dan edukasi tentang kesehatan bagi pemudik.
Lalu ada layanan dasar penyediaan obat yang sering dialami oleh pemudik, seperti gangguan perut, nyeri kepala, mabuk perjalanan, diare, anti nyeri dan penanganan kegawatdaruratan.
Pihaknya juga menyiagakan satu ambulans di tiap pos kesehatan untuk antisipasi upaya rujukan.
"Tiap sif kami siagakan dua tenaga kesehatan dan satu driver ambulans. Pemudik bisa mengakses layanan di pos kesehatan secara gratis dan tidak dipungut biaya," ungkapnya.
Baca juga: Pakar Geopolitik Kanada Prediksi AS akan Kalah Lawan Iran, Paman Sam tak Siap Perang
Bisa Diakses Semua Pemudik
Anwar menjelaskan, selain pos kesehatan yang berada di jalan utama, semua rumah sakit dan puskesmas juga bisa didatangi untuk pemeriksaan kesehatan.
Dinkes KB Banyumas melibatkan semua fasilitas kesehatan, terdiri dari 25 rumah sakit, 40 puskesmas, dan beberapa klinik.
Total keseluruhan mencapai 83 fasilitas layanan kesehatan.
"Kami sudah rapat koordinasi dan bekerjasama dengan rumah sakit, puskesmas dan klinik. Intinya kami menyiapkan layanan kesehatan tetap bisa berjalan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pos-mudik-banyumas-2026.jpg)