Senin, 4 Mei 2026

Berita Banyumas

Tak Perlu Panik Meski Kasus Campak di Banyumas Naik, Berikut Gejala dan Penanganannya

Di Kabupaten Banyumas, kasus campak juga mengalami peningkatan dibandingkan awal tahun lalu

Tayang:
Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
WAWANCARA- Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Banyumas, dr Dani Esti Novia saat memberikan keterangan kepada tribunbanyumas.com, Selasa (3/3/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO- Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Banyumas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah maraknya kasus campak di Indonesia. 


Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI hingga minggu ke-7 tahun 2026, ditemukan 8.224 kasus suspek campak dan 572 kasus terkonfirmasi positif.


Di antaranya ada empat kasus kematian karena campak di Indonesia. 


Kepala Dinkes KB Banyumas, dr Dani Esti Novia mengatakan, campak ini merupakan infeksi pernapasan yang penularannya melalui udara.
 
Ada dua jenis virus, yaitu virus Morbilli dan virus Rubella. 


"Penularan melalui udara. Jadi pada saat anak itu batuk dan terpapar virus campak, maka bisa menularkan ke yang lain," ujarnya kepada tribunbanyumas.com, Selasa (3/3/2026).


Dani mengatakan, campak ini mudah menular dan dialami oleh anak di bawah usia 5 tahun.


Gejalanya demam, batuk, pilek, dan beberapa hari setelahnya timbul ruam kemerahan.


Dia menekankan, agar masyarakat melakukan berbagai antisipasi untuk mencegah anaknya terpapar campak.


Satu di antaranya dengan melakukan vaksinasi. 


"Pastikan anak ini mengikuti vaksinasi campak, di usia 9 bulan, 1,5 tahun, dan 7 tahun," ungkapnya. 


Menurut Dani, anak yang sudah divaksin, semisal terpapar maka tingkat kesembuhannya lebih cepat.


Saat terpapar campak, maka pengobatannya harus minum obat, istirahat yang cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi. 


"Mayoritas pasien sembuh, kami melihat karena faktor vaksin. Jadi dengan sudah vaksin kondisi tubuhnya tidak parah, meskipun sudah positif," jelasnya. 


Kasus Campak Banyumas 


Di Kabupaten Banyumas, kasus campak juga mengalami peningkatan dibandingkan awal tahun lalu meskipun tidak signifikan. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved