Minggu, 12 April 2026

Cilacap

Pemkab Cilacap Gelar Pasar Murah, 15 Ribu Paket Sembako Disubsidi

Ribuan warga padati Lapangan Karangkandri, Kesugihan, Kabupaten Cilacap, untuk menyerbu paket sembako pada gelaran pasar murah jelang Idulfitri.

Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
ANTREAN PASAR MURAH: Ratusan warga tampak antusias menyerbu stan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap di Lapangan Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan paket sembako bersubsidi guna membantu meringankan beban warga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Cilacap menggelar pasar murah secara serentak di 25 titik yang tersebar di seluruh kecamatan mulai 2 hingga 6 Maret 2026.
  • Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menyiapkan 15 ribu paket sembako bersubsidi dengan berbagai potongan harga hingga 50 persen.
  • Warga sangat antusias dan merasa terbantu karena bisa menebus paket sembako berisi beras, minyak, dan gula hanya dengan harga Rp 50 ribuan.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sejak pagi, Rabu (4/3/2026), Lapangan Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, dipadati warga yang rela antre demi mendapatkan sembako murah dalam gelaran pasar murah jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan pasar murah tingkat kabupaten ini merupakan bagian dari gerakan serentak di 25 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap pada 2 hingga 6 Maret 2026.

Jaga Stabilitas Harga

Baca juga: Pemkab Wonosobo Siap Gelar Pasar Murah, Paket Sembako Isi Beras dan Minyak Goreng Ditebus Rp10 Ribu

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, mengatakan pasar murah menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang Lebaran.

"Pasar murah ini adalah upaya nyata kami untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat, apalagi biasanya harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik saat Ramadan hingga mendekati Syawal," ujar Syamsul.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 ini total ada sekitar 60 stan yang terlibat. Stan tersebut berasal dari dinas dan instansi pemerintah daerah, lembaga vertikal, Kodim, Polresta, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga kelompok organisasi masyarakat.

Sediakan Ribuan Paket

Menurut Syamsul, konsep pasar murah di Cilacap dibuat sangat beragam. Ada yang menjual dengan harga pokok lebih rendah dari pasaran, memberikan subsidi, diskon hingga 50 persen, hingga paket sembako super murah dengan harga Rp 2.000, Rp 5.000, dan Rp 10.000.

"Dari Pemda sendiri kami siapkan 15 ribu paket sembako bersubsidi yang berisi beras, gula, minyak dan kebutuhan pokok lain dengan potongan harga Rp 30.000 per paket," jelasnya.

Ia menambahkan, selain paket dari Pemda, masing-masing stan juga menyediakan paket diskon, termasuk paket senilai Rp 102.000 yang bisa ditebus oleh masyarakat hanya dengan Rp 52.000.

Gerakan pasar murah ini dilaksanakan di satu lokasi tingkat kabupaten, yakni di Kesugihan, dan 24 lokasi lainnya di tingkat kecamatan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah saat momentum Ramadan.

Warga Merasa Terbantu

Salah satu warga, Jumiati dari Kelurahan Sidakaya, Kecamatan Cilacap Selatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya gelaran pasar murah tersebut.

"Alhamdulillah, bayar Rp 50 ribu sudah dapat gula, minyak, sama beras, lumayan sekali buat persiapan Lebaran," ujar Jumiati dengan raut wajah bahagia.

Ia sangat berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar setiap tahun oleh pemerintah daerah, mengingat harga kebutuhan pokok biasanya melonjak signifikan menjelang hari raya.

Dengan antusiasme warga yang tinggi, pasar murah di Lapangan Karangkandri Kesugihan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat di tengah tekanan harga pangan menjelang Idulfitri. (ray)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved