Kebumen Berdaya
Wajah Baru Stadion Candradimuka Kebumen, Ada Wall Climbing hingga Lapangan Panahan
Pemkab Kebumen mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 miliar khusus untuk rumput dan Rp5,7 miliar untuk Sport Center.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Bupati Kebumen Lilis Nuryani melakukan peninjauan langsung ke Stadion Chandradimuka pada Rabu (25/2/2026).
Kedatangan Bupati beserta rombongan disambut hangat oleh Kepala Disdikpora, Agus Sunaryo, serta Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu.
Peninjauan ini fokus pada perbaikan rumput lapangan utama dan rencana pembangunan kawasan Sport Center terpadu.
Bupati Lilis Nuryani mengungkapkan bahwa proses penanaman rumput baru rencananya akan dimulai pada Maret/April mendatang.
Dengan masa pemeliharaan selama tiga bulan, stadion kebanggaan warga Kebumen ini diprediksi siap digunakan pada September 2026.
"Stadion ini kami persembahkan untuk masyarakat dan khususnya untuk Persak Kebumen. Saya melihat permainan Persak luar biasa bagus, dan saya ingin tahun depan mereka jadi juara," ujar Bupati Lilis.
Selain lapangan utama, Bupati juga mengonfirmasi bahwa kantor KONI kini telah memiliki fasilitas yang representatif untuk mendukung kinerja organisasi olahraga di Kebumen.
Pengembangan Kawasan Sport Center Terpadu
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga, Tri Mujiyanto, memaparkan detail pengembangan kawasan stadion.
Di tahun 2026, Pemkab Kebumen mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 miliar khusus untuk rumput dan Rp5,7 miliar untuk pengembangan Sport Center.
Rencana pengembangan ini akan berfokus pada perluasan lahan ke arah barat seluas kurang lebih satu hektare, yang membentang hingga berbatasan langsung dengan Perumahan Arungbinang.
Di atas lahan tambahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen akan membangun berbagai fasilitas olahraga baru, mulai dari dua venue basket yang terintegrasi dengan lapangan voli, venue tenis, hingga fasilitas wall climbing dan lapangan panahan.
Menariknya, area barat ini didesain secara multifungsi; selain sebagai pusat olahraga, akan tersedia jogging track yang juga dapat difungsikan sebagai kantong parkir, pusat kuliner, hingga lintasan road race.
Guna menjamin keamanan dan ketertiban, seluruh kompleks Stadion Chandradimuka nantinya akan diubah menjadi kawasan tertutup (closed area).
Akses masuk dan keluar akan dipusatkan melalui sistem satu pintu (single gate) yang rencananya di sisi selatan, sehingga pengawasan terhadap aktivitas di dalam Sport Center dapat dilakukan secara lebih optimal.
Penataan Lingkungan dan Aksesibilitas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Kunjungan-stadion-candradimuka.jpg)