Rabu, 27 Mei 2026

Kebumen Berdaya

DPUPR Kebumen Perbaiki Jembatan Yuda Petanahan, Banyak Mobil Pecah Ban

Kondisi jembatan yang berlubang di salah satu badan jalan kerap dikeluhkan pengguna jalan bahkan ada beberapa mobil yang mengalami pecah ban

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
PERBAIKAN JALAN. Pengguna jalan melintas di Jalan Laut Munggu wilayah Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, Selasa (10/2/2026). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kebumen tengah melakukan perbaikan Jembatan Yuda yang berada di Jalan Laut Munggu wilayah Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen.

Akses tersebut termasuk akses vital karena menghubungkan Jalan Nasional Utara dengan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Kondisi jembatan yang berlubang di salah satu badan jalan kerap dikeluhkan pengguna jalan bahkan ada beberapa mobil yang mengalami pecah ban karena kondisi jalan rusak tersebut.

Pantauan di lokasi sebagian badan jembatan kini telah selesai dilakukan pengecoran. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas menggunakan sistem buka tutup.

Kepala Bidang Bina Marga, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen, Kurnia Hadi menyampaikan, jembatan tersebut telah dibongkar total dan dilakukan penggantian box. Kini proses selanjutnya tengah dilakukan pengecoran pada badan jalan sebelah barat.

"Ini box sudah diganti, sekarang baru cor separuh (badan jembatan). Target selesai kurang lebih satu minggu lagi," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Selasa (10/2/2026).

Baca juga: Pria Pingsan Terkunci dalam Mobil Panther di Cilacap, Akhirnya Meninggal

Menurutnya, arus lalu lintas di ruas tersebut akan kembali normal sebelum atau awal ramadan. Dia mengungkapkan, perbaikan ini juga termasuk salah satu bagian persiapan menyambut arus mudik sehingga nantinya arus lalu lintas bisa lancar.

"Anggaran (perbaikan) sekitar Rp 300 juta kurang lebihnya karena mengganti jembatan, bongkar terus ngecor lagi," terangnya.

Warga setempat Ratimin (45) menyambut baik dengan adanya perbaikan jembatan tersebut. Pasalnya banyak pengguna jalan khususnya mobil mengalami ban pecah karena adanya lubang di jalan sisi barat.

Kemungkinan pengguna jalan tidak tahu adanya lubang di jembatan itu meski sudah ada penanda.

"Rata-rata korban malam, habis maghrib. Penerangan minim," ungkapnya.

Bengkel miliknya yang tidak jauh dari lokasi kerap melayani serta membantu pengguna jalan yang mengalami kerusakan pada bagian ban karena lubang jalannya terlalu dalam.

Tidak jarang dia melayani pengguna jalan yang mengalami kerusakan pada kendaraanya hingga dini hari.

"Desember akhir, dua malam itu 17 mobil rusak. Rata-rata pecah ban semua," tutur Ratimin. (Ais).

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved