Jumat, 1 Mei 2026

Berita Cilacap

Hujan Berjam-jam, Tebing di Cibalung Cilacap Longsor. Akses Jalan Desa Sempat Lumpuh Total

Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Cilacap selama berjam-jam mengakibatkan tebing di Cibalung Longsor. Jalan desa sempat lumpuh total.

Tayang:
Tribun Banyumas/BPBD Cilacap
BERSIHKAN LONGSOR Warga bersama BPBD Cilacap, Forkopimcam, dan pemerintah desa bergotong-royong membersihkan material tanah longsor yang menutup Jalan Desa Cibalung-Karangsari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jumat (6/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Cilacap selama berjam-jam mengakibatkan tebing di Karangmangu Cilacap longsor, Kamis sore.
  • Longsoran menutup jalan penghubung Desa Cibalung-Karangsari.
  • Warga bersama BPBD Cilacap dan tim gabungan melakukan kerja bakti membuka akses jalan, Jumat.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hujan yang mengguyur wilayah selatan Cilacap sejak siang hingga sore hari memicu longsor di Dusun Karangmangu, Desa Cibalung, Kecamatan Cimanggu, Kamis (5/2/2026).

Longsor dari tebing bahkan menutup total akses jalan penghubung Desa Cibalung-Karangsari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggunglangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat kejadian, Desa Cibalung diguyur hujan lebat.

Material longsor berasal dari tebing setinggi sekitar 15 meter.

"Curah hujan yang berlangsung berjam-jam membuat tanah menjadi jenuh air, ditambah saluran limpasan yang tidak tertata sehingga tebing tidak mampu menahan beban," ujar Taryo, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Bumbu Dapur Meroket, Cabai Rawit Merah di Pasar Kroya Cilacap Tembus Rp80 Ribu

Akibat kejadian tersebut, rumpun bambu sepanjang kurang lebih 10 meter ikut terbawa longsor dan menimpa badan jalan desa.

Ruas jalan desa sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aktivitas warga terganggu.

Meski demikian, Taryo memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban. Namun, akses jalan tertutup dan perlu penanganan cepat agar mobilitas warga kembali normal," katanya.

Sebagai langkah darurat, BPBD bersama UPTD PKBD Majenang, Forkopimcam Cimanggu, pemerintah desa, dan masyarakat melakukan kerja bakti penanganan longsor, Jumat pagi.

"Hari ini dilakukan gotong-royong untuk kerja bakti penanganan longsor," kata Taryo.

Baca juga: Tak Hanya Siswa, Ibu Hamil dan Balita di Cilacap Terima MBG

Sekitar 100 warga dari dua desa sekitar turut bergotong-royong membersihkan material tanah dan bambu menggunakan peralatan seadanya.

Taryo mengatakan, BPBD Cilacap mencatat, taksiran kerugian akibat kejadian tanah longsor tersebut mencapai sekitar Rp5 juta.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved