Berita Banyumas
Kondisi Korban Ledakan Oven Dapur MBG di Pekuncen Banyumas, Ada yang Dirujuk ke RS
Kepala Desa Krajan, Muflichudin, mengatakan kepanikan warga terjadi karena suara ledakan sangat keras dan datang tiba-tiba
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampaknya cukup membuat panik para relawan.
Puluhan relawan dilaporkan mengalami luka ringan akibat serpihan kaca dan benturan benda di sekitar lokasi.
Sebagian besar sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan medis.
"Saat ini tinggal dua orang yang masih menjalani pemeriksaan lanjutan, satu luka pada kaki dan satu diduga luka bakar ringan," tambah Slamet.
Kepala SPPG Desa Krajan, Elvin Subekti, menjelaskan dapur MBG tersebut sebenarnya belum beroperasi resmi.
Kegiatan saat kejadian merupakan uji coba sekaligus persiapan operasional.
"SPPG ini belum melayani pendistribusian makanan.
Hari ini trial bersih-bersih dapur untuk persiapan operasional yang direncanakan mulai 9 Februari," katanya.
Sejak pukul 09.00 WIB, para sukarelawan dari berbagai divisi mulai pemorsian, memasak, pencucian ompreng, kebersihan hingga keamanan sudah bekerja.
Ledakan terjadi sekitar pukul 10.40 WIB saat proses pengeringan ompreng menggunakan oven pada hari ketiga uji coba.
"Dua hari sebelumnya oven normal.
Tadi tiba-tiba meledak," ujarnya.
Akibat kejadian itu, 10 orang sempat dibawa ke puskesmas.
Delapan mengalami luka ringan karena serpihan kaca, sementara dua orang dirujuk ke rumah sakit.
Dua korban yang dirawat yakni Asiyati dan Siti Marlina, warga setempat.
Polisi masih mendalami penyebab pasti ledakan, termasuk kondisi teknis alat pengering tersebut. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/DAPUR-MBG-MELEDAK.jpg)