Berita Cilacap
Dilantik Bupati Syamsul, Tujuh Desa di Cilacap Punya Pemimpin Sementara
Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa yang terjadi akibat berbagai persoalan
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Suasana Pendopo Wijayakusuma tampak khidmat saat tujuh aparatur sipil negara berdiri sejajar di hadapan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman untuk menerima amanah sebagai Penjabat Kepala Desa, Kamis (29/1/2026).
Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa yang terjadi akibat berbagai persoalan, mulai dari kepala desa meninggal dunia, tersandung kasus hukum, hingga promosi jabatan.
Adapun tujuh Penjabat Kepala Desa yang dilantik masing-masing adalah Grady Grifandi Delevi sebagai Pj Kades Binangun, Farid Masruri sebagai Pj Kades Dayeuhluhur, Apriyadi sebagai Pj Kades Hanum.
Kemudian Suherman sebagai Pj Kades Tritih Wetan, Tofik Wahyu Hidayah sebagai Pj Kades Kubangkangkung, Widhie Astoyo sebagai Pj Kades Slarang, serta Tri Ana Febiana sebagai Pj Kades Purwasari.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman mengatakan, penunjukan penjabat kepala desa merupakan langkah strategis agar pemerintahan desa tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
“Ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi menjaga agar roda pemerintahan desa tetap bergerak dan kondusivitas wilayah terjaga,” ujar Syamsul.
Baca juga: Viral Air Terjun Cipendok Banyumas Keruh, Warga Teringat Proyek PLTP yang Gagal
Ia menekankan para Pj Kepala Desa yang seluruhnya berasal dari ASN harus menjaga integritas serta menjalankan tugas tambahan tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Kami menitipkan amanah besar, karena penjabat kepala desa punya peran penting dalam memastikan pelayanan publik tetap optimal,” katanya.
Syamsul turut menyampaikan apresiasi kepada kepala desa sebelumnya maupun pejabat sementara yang telah menjalankan tugas dan menjaga stabilitas desa.
Selain pelantikan, Bupati Cilacap juga menyinggung kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi Pemilihan Kepala Desa serentak yang direncanakan berlangsung pada Desember 2027.
“Secara regulasi dan anggaran sudah kami siapkan sejak 2026, termasuk penyesuaian skema pembiayaan agar desa dengan jumlah pemilih kecil tetap mendapat dukungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah kabupaten akan mendorong desa-desa untuk segera melakukan persiapan teknis agar Pilkades berjalan lancar, aman, dan sesuai ketentuan. (ray)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pelantikan-pj-kades-cilacap.jpg)