Berita Banjarnegara
Ratusan Objek Diduga Cagar Budaya di Banjarnegara dan Potensi Wisatanya
di area kota juga akan dikaji makam Selamanik dan Bendungan Bandjar Tjahjana Werken yang lokasinya di area Serulingmas Zoo
Penulis: khoirul muzaki | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Keberadaan ratusan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang ada di Kabupaten Banjarnegara menuntut Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Banjarnegara untuk membuat skala prioritas dalam melakukan kajian.
Selain aspek pelestarian, aspek multiefek pemanfaatan setelah ODCB ditetapkan menjadi Cagar Budaya juga menjadi pertimbangan utama.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Kerja TACB Banjarnegara, Kamis 22 Januari 2026 di Aula Dinparbud Banjarnegara.
Rapat tersebut dipimpin oleh Kabid Kebudayaan Dinparbud Banjarnegara Kuat Herry Isnanto dan diikuti lengkap oleh 5 anggota TACB Banjarnegara.
"Kami berharap kajian ODCB yang dilakukan oleh TACB dan kemudian ditetapkan sebagi Cagar Budaya, berefek pada perputaran ekonomi dan juga pengembangan pengetahuan masyarakat di Banjarnegara yang ada di sekitar objek cagar budaya" harap Kuat.
Pihaknya, tambah Kuat, tengah berusaha mengarusutamakan Cagar Budaya yang sudah ditetapkan untuk dapat disosialisasikan kepada masyarakat melalu platform digital yang dimiliki oleh Dinparbud Banjarnegara.
"Cagar Budaya merupakan salah satu instrumen penilaian Indeks Pemajuan Kebudayaan (IPK). Jadi ke depan, di tengah keterbatasan anggaran, akan coba kita optimalkan keberadaannya.
Baca juga: Diam-diam Teknologi Pertanian Rusia Diterapkan di Banjarnegara, Bebas Kimia
Masyarakat di sekitar Cagar Budaya juga harapannya turut mendukung dalam upaya pelestarian dan juga pemanfaatan Cagar Budaya agar memiliki dampak ekonomi dan edukasi untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Kuat.
Anggota TACB Banjarnegara Sugeng Waluyo sependapat dengan Kuat, dan mengarahkan agar ODCB yang segera dikaji terkait dengan sektor pariwisata yang sudah ada atau sedang dikembangkan oleh Pemkab Banjarnegara.
"Karenanya tahun ini kita akan tuntaskan kawasan Kota Lama Klampok, untuk mendukung program Kota Pusaka.
Kita akan segera kaji dan ajukan ke Bupati Banjarnegara untuk ditetapkan sebagai cagar budaya yaitu objek: Kawedanan, Polsek, Kecamatan, makam Wargo Hutomo dan Kantor Pos Klampok.
Lokasinya sangat strategis untuk pengembangan wisata sejarah karena didukung oleh kerajinan keramik Klampok juga," jelas Sugeng.
Selain itu, tambah Sugeng, di area kota juga akan dikaji makam Selamanik dan Bendungan Bandjar Tjahjana Werken yang lokasinya di area Serulingmas Zoo.
"Jadi nanti selain rekreasi dan edukasi di kebun binatang, para pengunjung juga bisa mendapatkan story telling tentang tokoh Selamanik yang memiliki kaitan dengan Sunan Giri dan penyebaran Islam di Banjarnegara, juga Bendungan Bandjar Tjahjana Werken yang pada masanya merupakan mega proyek irigasi era kolonial. Bahkan sampai sekarang saluran irigasinya pun masih digunakan masyarakat," tambah Sugeng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Bangunan-Belanda-klampok.jpg)