Jumat, 1 Mei 2026

Berita Cilacap

Cilacap Berpotensi Dilanda Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter, Nelayan Diminta Waspada

BPBD Cilacap meminta masyarakat mewaspadai gelombang tinggi hingga 4 meter, Selasa (20/1/2026).

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
GELOMBANG TINGGI - Pengunjung menikmati suasana pantai di Cilacap, beberapa waktu lalu. Selasa (20/1/2026), BPBD Cilacap mengeluarkan peringatan potensi gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan Cilqcap. 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Cilacap mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di perairan Cilacap, Selasa (20/1/2026).
  • Gelombang tinggi dimungkinkan mencapai 4 meter.
  • Masyarakat, khususnya nelayan, diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Jawa Tengah, mengingatkan warga dan nelayan akan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Cilacap.

Peringatan dini ini disampaikan menyusul cuaca mendung di wilayah Cilacap pada Selasa (20/1/2026) pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo mengatakan, pantauan cuaca sejak pukul 05.00 WIB menunjukkan, kondisi berawan terjadi di wilayah Kroya, Majenang, Sidareja, hingga Cilacap kota.

"Berdasarkan laporan petugas monitoring dari empat UPTD PKBD, cuaca di seluruh wilayah Cilacap terpantau berawan dengan suhu berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celsius," kata Taryo.

Baca juga: Dinkes KB Cilacap Waspadai Superflu: Mulai Koordinasi dengan Faskes, Minta Warga Cegah Lewat PHBS

Ia menjelaskan, kecepatan angin di wilayah Cilacap tercatat berada pada kisaran 3 hingga 15 kilometer per jam sehingga masih relatif aman untuk aktivitas darat.

Namun demikian, Taryo mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa kelautan, untuk mewaspadai kondisi gelombang laut yang tergolong tinggi.

"Untuk perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo, ketinggian gelombang laut diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter atau masuk kategori tinggi," ujarnya.

Angin di wilayah perairan selatan Cilacap umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan antara 2 hingga 25 knot.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap memantau perkembangan informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko bencana hidrometeorologi.

"Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat diharapkan segera melapor ke petugas atau Pusdalops PB BPBD Cilacap," kata Taryo. (*)

Baca juga: Batu Bersuara Gamelan Singkap Peradaban Masa Lalu di Majenang Cilacap

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved