Senin, 8 Juni 2026

Jasela

Kahmi Cilacap Dorong Pembentukan Provinsi Jawa Selatan

Wacana pembentukan Provinsi Jawa Selatan (Jasela) kembali didorong KAHMI Cilacap dan DPD RI demi atasi ketimpangan ekonomi. Simak alasannya.

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
Jalur Ekonomi: Arus lalu lintas kendaraan melintasi Kecamatan Sampang, Cilacap, Rabu (14/1/2026). Wilayah ini menjadi salah satu urat nadi jalur lintas selatan yang diwacanakan menjadi Provinsi Jasela. 

Ringkasan Berita:
  • Ketimpangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Jawa memicu kembali wacana pembentukan Provinsi Jawa Selatan (Jasela).
  • MD KAHMI Cilacap bersama Anggota DPD RI, Abdul Kholiq, mendorong pemekaran ini sebagai solusi pemerataan ekonomi yang konstitusional.
  • Kabupaten Cilacap dinilai paling layak menjadi poros utama Jasela karena memiliki infrastruktur lengkap seperti bandara dan pelabuhan internasional.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Isu ketimpangan pembangunan yang masih dirasakan di wilayah selatan Jawa kembali memantik wacana pembentukan daerah otonom baru, yakni Provinsi Jawa Selatan (Jasela).

Gagasan ini terus didorong oleh berbagai elemen masyarakat sebagai solusi pemerataan ekonomi kawasan.

Salah satu yang vokal menyuarakan hal ini adalah Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD Kahmi) Cilacap.

Baca juga: Abdul Kholik dan Bupati Cilacap Satu Suara: Jasela Harus Jadi Poros Ekonomi Baru

Mereka menilai Jasela bukan sekadar keinginan politis, melainkan kebutuhan strategis pembangunan kawasan.

Koordinator Presidium MD Kahmi Cilacap, Hamidan Majdi mengatakan, kajian mengenai hal ini sudah dilakukan sejak lama.

"Gagasan Jasela ini sudah lama kami kaji dan diskusikan," kata Hamidan, Rabu (14/1/2026).

Kawal Secara Konstitusional

Hamidan menyebut, wacana Jasela telah dikawal dari sisi regulasi oleh Anggota DPD RI, Abdul Kholiq.

Pembahasan pun telah melebar ke sejumlah daerah tetangga seperti Purbalingga, Banjarnegara, hingga Pangandaran, Jawa Barat.

"Perjuangan ini berjalan secara konstitusional.

Ini bagian dari perwujudan sila kelima Pancasila tentang Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," tegasnya.

Untuk memperkuat gagasan tersebut, Kahmi menggelar forum diskusi publik dengan melibatkan ormas lintas daerah dari Kebumen, Purworejo, hingga Banjar.

Rencananya, tindak lanjut konkret akan dilakukan dengan membentuk forum antar daerah dan mengundang DPR RI lintas fraksi.

"Kami ingin wacana ini dibahas bersama secara objektif. Ke depan akan ada pertemuan lanjutan," ujar Hamidan.

Cilacap Jadi Poros

Terkait peta kekuatan wilayah, Hamidan menilai Kabupaten Cilacap sangat memungkinkan menjadi poros utama atau ibu kota Jasela.

Hal ini didukung oleh ketersediaan infrastruktur strategis yang paling lengkap dibanding daerah sekitarnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved