Jasela
Senator Jateng-DIY Berkolaborasi Mengawal Pembangunan Jawa Bagian Selatan
"Sehingga, wilayah DIY di sisi sebelah barat dapat berkembang jika terdapat konektivitas berupa akses transportasi yang lengkap.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki hubungan yang sangat erat.
Tidak hanya secara geografis, di mana lokasi DIY dikelilingi Provinsi Jateng.
Namun juga sejarah dan budayanya.
Baca juga: Antisipasi Kepadatan Arus Kendaraan Mudik, Enam Gardu Tol Colomadu Karanganyar Dibuka
Keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) dan proyek strategis nasional berupa jalan tol Solo-Yogya dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin.
Hal itu supaya perkembangan perekonomian di Jateng dan DIY dapat terakselerasi dengan baik.
Untuk mendorong dan mengakselerasi pembangunan Jawa Selatan, Anggota DPD RI daerah pemilihan Jateng, Dr Abdul Kholik berdiskusi dalam rangka membangun kolaborasi dengan Anggota DPD RI daerah pemilihan DIY.
Anggota DPD RI dari DIY yang dimaksud yakni Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Dr Hilmy Muhammad, Muhammad Afnan Hadikusumo, dan Cholid Mahmud pada Kamis (28/4/2022).
Baca juga: Kendaraan Masuk Jateng Via Tol Pejagan-Pemalang Diprediksi Menurun Sabtu Malam Ini
Menurut Abdul Kholik, wilayah Jawa Selatan meliputi wilayah Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen) dan Kedu (Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Kota Magelang) dapat berkembang baik jika menjadikan Yogya sebagai tarikan poros ekonominya, yaitu dari sektor pariwisata.
"Sehingga, wilayah DIY di sisi sebelah barat dapat berkembang jika terdapat konektivitas berupa akses transportasi yang lengkap.
Serta destinasi wisata yang terhubung satu sama lain," kata Abdul Kholik dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/4/2022).
Baca juga: Tarian Lokal Lengger dan Ebeg Dibawakan saat Hari Tari Dunia di Alun Alun Banyumas
Destinasi wisata yang dimaksud yakni Borobudur, Dieng, Baturaden, dan Pantai Selatan Jawa.
Menurutnya, dengan adanya koneksi antar-wilayah tersebut, diharapkan kantong kemiskinan Jawa Tengah yang mayoritas berada di wilayah selatan dapat diatasi.
Menurutnya, kehadiran YIA di perbatasan Kulonprogo dan Purworejo sebagai bandara besar di selatan sudah lebih dari cukup untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat.
"Termasuk dapat memenuhi kebutuhan kargo dengan ukuran yang besar," tegasnya.
Baca juga: Puncak Arus Mudik di Jalur Selatan Simpang Empat Buntu Banyumas Diprediksi Terjadi Sabtu Malam
Sementara, untuk pelabuhan bisa memaksimalkan Tanjung Intan di Cilacap sebagai pintu masuk barang untuk kebutuhan Jateng Selatan, Yogyakarta, Jateng Timur.
Senator DIY menyambut baik gagasan kolaborasi untuk mengawal dan memastikan pengembangan ekonomi Jateng Selatan dan DIY dapat sinergis dan memberikan efek yang besar dan merata bagi kedua provinsi.