Kamis, 23 April 2026

Kebumen

Progres Capai 86 Persen, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Kebumen Telan Rp 10,1 Miliar

Penyisiran kawasan kumuh nelayan diubah jadi kawasan modern senilai Rp 10,1 miliar. Ada pabrik es hingga kuliner, siap dukung wisata Pantai Menganti.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Banyumas/Agus Iswadi
WAJAH BARU PESISIR, Suasana progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Kamis (1/1/2026). Proyek senilai Rp 10,1 miliar ini dilengkapi pabrik es hingga sentra kuliner untuk mendukung kesejahteraan nelayan dan wisata Pantai Menganti. (TRIBUNBANYUMAS/Ais) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Wajah pesisir selatan Kabupaten Kebumen, tepatnya di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, sebentar lagi akan berubah total.

Tidak ada lagi kesan kampung nelayan yang kumuh atau semrawut.

Sebagai gantinya, sebuah kawasan modern bernama Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sedang dikebut pengerjaannya.

Baca juga: Progres Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kebumen Hampir Selesai

Kabar baik ini disambut antusias oleh ratusan nelayan setempat.

Sejak peletakan batu pertama pada akhir September 2025 lalu, proyek yang didanai langsung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini progresnya ngebut.

Hingga awal tahun 2026 ini, pembangunan fisik dilaporkan sudah melampaui angka 86 persen.

Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Karangduwur, Miftakhudin, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

Bukan tanpa alasan, Kebumen terpilih menjadi salah satu dari 65 titik prioritas di seluruh Indonesia yang mendapatkan kucuran dana segar senilai Rp 10,1 miliar dari pemerintah pusat.

"Harapan kami dapat meningkatkan pendapatan, kesejahteraan tentunya kepada nelayan khususnya dan nantinya berimbas ke warga sekitar," ujarnya penuh harap, Kamis (1/1/2026).

Fasilitas Super Lengkap

Uang Rp 10,1 miliar itu tidak main-main wujudnya. Kampung nelayan ini didesain sebagai ekosistem bisnis yang lengkap. Nantinya, akan berdiri pabrik es dan cold storage yang selama ini menjadi kebutuhan vital bagi 650 nelayan dan 350 perahu yang beroperasi di sana.

Tak hanya urusan teknis melaut, kawasan ini juga dilengkapi kantor pengelola, kios perbekalan, sarana prasarana pendukung, hingga kios kuliner yang siap memanjakan lidah.

Nantinya, pengelolaan aset berharga ini akan diserahkan sepenuhnya kepada Koperasi Desa Merah Putih sesuai amanat pemerintah.

Hapus Kesan Kumuh

Salah satu nelayan setempat, Heri Setiawan, melihat proyek ini dari kacamata yang lebih luas. Bagi Heri, KNMP bukan sekadar bangunan fisik, tapi sebuah upaya "naik kelas" bagi para nelayan.

"Adanya program ini untuk menciptakan kawasan kampung nelayan yang tertata," kata Heri. Ia yakin, kehadiran KNMP akan menghapus stigma atau kesan negatif yang selama ini melekat pada pemukiman nelayan.

Apalagi, lokasinya yang sangat strategis di kawasan Pantai Menganti menjadi nilai plus tersendiri. KNMP diproyeksikan bakal menjadi magnet baru bagi wisatawan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved