Libur Natal dan Tahun Baru
Wisata Pantai di Cilacap Jadi Primadona, Kunjungan Wisata Nataru Tembus 47 Ribu Orang
jumlah kunjungan wisatawan di Cilacap selama periode Nataru telah mencapai sekitar 47 ribu orang hanya dalam 12 hari pertama pendataan.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap mencatat, jumlah kunjungan wisatawan selama periode Nataru telah mencapai sekitar 47 ribu orang hanya dalam 12 hari pertama pendataan.
- Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) membawa geliat tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
- Kalau dihitung, itu baru sekitar 12 hari pendataan dan sudah masuk di angka 47 ribu pengunjung. Artinya masih sangat mungkin bertambah sampai akhir periode
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) membawa geliat tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Meski pendataan kunjungan wisatawan masih berlangsung, angka sementara menunjukkan tren yang cukup menjanjikan.
Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap mencatat, jumlah kunjungan wisatawan selama periode Nataru telah mencapai sekitar 47 ribu orang hanya dalam 12 hari pertama pendataan.
“Pendataan kunjungan wisatawan Nataru ini belum berakhir. Sesuai permintaan kementerian dan provinsi, pendataan dilakukan mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026,” kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disparpora Cilacap, Ida Farida, Selasa (30/12/2025).
Ida menjelaskan, pendataan dilakukan terhadap 35 daya tarik wisata (DTW) yang tersebar di Kabupaten Cilacap.
Hingga periode 15-27 Desember 2025, total kunjungan baru tercatat sekitar 47 ribu wisatawan.
“Kalau dihitung, itu baru sekitar 12 hari pendataan dan sudah masuk di angka 47 ribu pengunjung. Artinya masih sangat mungkin bertambah sampai akhir periode,” jelasnya.
Dari puluhan destinasi wisata tersebut, Pantai Jetis Eksotis masih menjadi primadona utama masyarakat.
Jumlah pengunjung pantai di wilayah Kecamatan Nusawungu itu tercatat paling tinggi, yakni mencapai sekitar 14 ribu wisatawan.
Baca juga: Gubernur Luthfi Tawarkan Potensi Investasi di Jawa Tengah kepada Kerabat Sultan Brunei
“Pantai Jetis ini hampir menyumbang separuh sendiri dari total kunjungan sementara. Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, ada optimisme peningkatan kunjungan karena libur sekolah dan Nataru,” ujar Ida.
Namun demikian, Disparpora juga mencatat adanya faktor lain yang memengaruhi pergerakan wisatawan selama Nataru tahun ini.
Salah satunya adalah jarak waktu yang relatif dekat antara libur Nataru dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
“Di sisi lain ada juga pesimisme, karena Nataru ini berdekatan dengan libur Lebaran. Jadi ada masyarakat yang menahan diri untuk tidak berwisata karena anggarannya disiapkan untuk mudik Lebaran nanti,” ungkapnya.
Untuk tingkat kabupaten, Disparpora Cilacap bahkan memperpanjang masa pendataan hingga 12 Januari 2026, atau satu minggu lebih lama dari ketentuan pusat.
Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh terkait pergerakan wisatawan selama musim libur panjang.
| Gubernur Luthfi Tawarkan Potensi Investasi di Jawa Tengah kepada Kerabat Sultan Brunei |
|
|---|
| Wacana Pilkada lewat DPRD, Ikut Koalisi Pemerintah atau Tekanan Publik? Begini Analisis Pengamat! |
|
|---|
| Harga Terbaru Emas Antam Hari Ini Selasa 30 Desember 2025 Anjlok |
|
|---|
| Sambut Tahun 2026, Kapolres Kebumen Musnahkan Miras dan Imbau Warga Tak Gelar Pesta Kembang Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pantai-kemiren-okke.jpg)