Kebumen
Wajah Baru Alun-alun Kebumen Bikin Pangling, Warga Bogor: Makin Maju dan Rapi
Alun-alun Pancasila Kebumen dipadati pengunjung saat libur Nataru. Wajah baru kota ini bikin pangling wisatawan luar kota, pedagang pun panen rezeki.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Gemerlap lampu warna-warni dan gelak tawa anak-anak menghidupkan suasana malam di Alun-alun Pancasila, Kabupaten Kebumen, Minggu (28/12/2025).
Pusat pemerintahan yang kini bersolek menjadi ruang publik modern ini menjadi magnet utama warga maupun pemudik untuk menghabiskan waktu libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Tak hanya sekadar duduk santai, pengunjung dimanjakan dengan beragam aktivitas seru. Mulai dari menjajal kuliner di "Kapal Medoan" yang ikonik, hingga memanjakan buah hati dengan aneka wahana permainan seperti odong-odong dan mobil listrik hias.
Baca juga: Bupati Resmikan Masjid Al Hikmah Kalirejo Kebumen, Donasi Rp 1,1 Miliar dari Warga di Perantauan
Bikin Pangling
Perubahan drastis wajah Alun-alun Kebumen ternyata sukses membuat "pangling" para perantau. Mario, seorang pelancong asal Bogor yang sedang mudik ke rumah saudaranya, mengaku terkesan dengan tata kota Kebumen saat ini.
Pria yang terakhir kali menginjakkan kaki di alun-alun ini pada tahun 2017 tersebut merasakan perbedaan yang sangat mencolok.
"Sekarang rapi, nyaman. Makin majulah Kebumen," ungkap Mario kepada Tribunbanyumas.com.
Baginya, kawasan alun-alun kini sangat layak menjadi destinasi wisata keluarga yang murah meriah namun tetap nyaman.
Panen Cuan
Ramainya pengunjung tentu membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. Salah satunya dirasakan oleh Bayu Sena (17), penyedia jasa sewa mobil mainan.
Remaja ini mengaku kewalahan melayani permintaan pelanggan. Dengan tarif Rp 30 ribu untuk durasi 10 menit berkeliling, lapaknya tak pernah sepi penyewa.
Jika hari biasa ia hanya melayani puluhan orang, momen liburan ini omzetnya melonjak drastis hingga dua kali lipat.
"(Kondisi liburan) sekitar seratus ya ada. Kalau sebelumnya paling ya 30 sampai 50 orang," tutur Bayu dengan wajah sumringah.
Bagi warga Kebumen dan sekitarnya, Alun-alun Pancasila kini bukan sekadar lapangan terbuka, melainkan denyut nadi hiburan rakyat yang menggeliat, menawarkan kebahagiaan sederhana di tengah hiruk-pikuk kota.
| Targetkan Lima Kursi DPRD, PSI Kebumen Kebut Bentuk Ranting di 460 Desa |
|
|---|
| Basarnas Cari Markas, Pemkab Kebumen Tawarkan Lahan di Prembun |
|
|---|
| Harga Cuma Rp1.700 per Biji, Pengusaha Sokka Pejagoan Siap Pasok Program Gentengisasi |
|
|---|
| Jembatan Karanganyar Dibuka, Tukang Becak Motor Tak Lagi Sepi Penumpang |
|
|---|
| Ditinggal Kenduren, Warung di Kebumen Kebobolan Maling untuk Ketiga Kalinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20251228-alun-alun-kebumen.jpg)