Kamis, 7 Mei 2026

Berita Cilacap

Tawarkan Alam Cantik hingga Wahana Menarik, Wisata Cilacap Sambut Libur Natal dan Tahun Baru

Pengelola perlu menyiapkan sarana prasarana mulai dari toilet bersih, ruang ibadah, parkir memadai, hingga papan imbauan khusus di kawasan pantai

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
Destinasi Wisata - Kawasan Destinasi Wisata Jetis, Nusawungu. Salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi saat musim libur. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Riuh persiapan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai terasa di berbagai destinasi wisata di Kabupaten Cilacap.


Suasana ini tampak dari rangkaian pembinaan dan pengawasan yang digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Cilacap untuk memastikan setiap pengelola benar-benar siap menyambut wisatawan.


Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disparpora Cilacap, Ida Farida mengatakan, persiapan tahun ini difokuskan pada aspek keamanan, mitigasi bencana, serta kelancaran pelayanan di setiap daya tarik wisata.


“Kami ingin semua destinasi menyambut libur Nataru dengan kesiapan penuh, baik dari sisi wahana, fasilitas, maupun keselamatan pengunjung,” ujar Ida, Jumat (12/12/2025).


Ida mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan pembinaan dengan menghadirkan Polresta Cilacap, BPBD Cilacap, dan Disparpora untuk memberikan panduan teknis kepada pengelola destinasi.


"Paparan dari Polresta menekankan pentingnya kesiapan pengamanan, mulai dari jalur masuk, pengaturan pengunjung, hingga langkah antisipasi saat destinasi sedang padat," kata Ida.


Sementara BPBD memberikan materi mitigasi bencana yang harus disiapkan, mengingat sebagian besar destinasi di Cilacap berada di kawasan pantai dan perbukitan yang rawan perubahan cuaca.


“Kami meminta pengelola memperhatikan rambu keselamatan, memastikan jalur evakuasi, dan menyediakan fasilitas P3K agar wisatawan bisa berlibur dengan aman,” kata Ida.


Sebanyak 20 destinasi wisata dengan kunjungan tertinggi pada Nataru tahun sebelumnya diundang khusus untuk mengikuti pembinaan ini.


Ajakan itu bukan tanpa alasan, sebab pengalaman sebelumnya menunjukkan banyaknya wisatawan yang memadati sejumlah lokasi favorit seperti Pantai Jetis, Leuit Hills Majenang, Pantai Cemarasewu, Pantai Indah Widarapayung, dan Havana Hills.


Ida menjelaskan, pengelola perlu menyiapkan sarana prasarana mulai dari toilet bersih, ruang ibadah, parkir memadai, hingga papan imbauan khusus di kawasan pantai.


“Kami meminta setiap destinasi menyediakan posko pengamanan, nomor darurat, serta berkoordinasi dengan polsek, koramil, puskesmas, hingga Basarnas,” tuturnya.


Tidak hanya soal keamanan, pengaturan pedagang juga menjadi perhatian agar tidak ada praktik getok harga yang bisa mencoreng citra pariwisata daerah.


Disparpora juga menekankan pentingnya pengaturan arus kendaraan di akses masuk dan keluar destinasi untuk mencegah kemacetan saat puncak kunjungan.


Dalam rapat provinsi, Ida menyampaikan bahwa peningkatan kunjungan wisata pada Nataru tahun ini masih bersifat fluktuatif.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved