Berita Cilacap
Bupati Cilacap Minta Pengelolaan Aset Daerah Transparan, Laporan Barang Milik Daerah Segera Disusun
Bupati Banyumas mendorong percepatan penyusunan laporan barang milik daerah. Tak hanya untuk tertib administrasi tapi juga demi transparansi.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap mulai memperkuat tata kelola aset dengan mendorong percepatan penyusunan Laporan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan pembinaan pengelolaan barang milik daerah ini dibuka Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Selasa (9/12/2025).
Syamsul menjelaskan, laporan BMD memiliki peran strategis dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah atas pelaksanaan APBD Tahun 2025.
"Laporan ini bukan sekadar kewajiban administrasi tetapi menjadi dasar penyusunan LKPD Kabupaten Cilacap sehingga harus diselesaikan tepat waktu," ujar Syamsul.
Baca juga: Harga Cabai dan Bawang Merah di Cilacap Meroket, Pedagang: Permintaan Jelang Natal Naik
Ia meminta seluruh perangkat daerah mempercepat proses penyusunan laporan guna memenuhi batas waktu penyerahan LKPD kepada Badan Pemeriksa Keuangan.
Bupati Syamsul menyebut, penyelesaian dokumen tersebut harus tuntas selambat-lambatnya Triwulan I Tahun Anggaran 2026.
Ia juga mengingatkan bahwa BMD merupakan aset penting yang menopang pelayanan publik dan menjadi komponen terbesar dalam neraca keuangan pemerintah daerah.
"Kualitas pengelolaan aset sangat mempengaruhi akuntabilitas keuangan dan kemampuan daerah mempertahankan opini WTP dari BPK," tegasnya.
Menurutnya, tuntutan transparansi dan prinsip good governance menuntut perubahan pola kerja yang lebih profesional dan tidak sekadar menjalankan rutinitas administratif.
Indikator keberhasilan pengelolaan BMD juga menjadi ukuran kinerja perangkat daerah dalam aspek akuntabilitas, kepatuhan, pengawasan, dan administrasi.
Baca juga: Belajar dari Sumatera, Bupati Syamsul Minta ASN Cilacap Tak Lengah Potensi Bencana
Melalui forum ini, Syamsul meminta para pengelola barang untuk memahami regulasi, tertib administrasi, tertib fisik, serta tertib hukum sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah.
"Kami berharap seluruh perangkat daerah mampu meningkatkan kolaborasi dan menerapkan indeks pengelolaan aset secara konsisten," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Cilacap Sapta Giri Putra menyampaikan, pembinaan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola BMD.
Ia menyebut kegiatan diikuti 92 peserta dari unit kerja kabupaten mulai dari badan, dinas, kecamatan hingga RSUD dan puskesmas.
"Materi pembinaan mencakup perhitungan Indeks Pengelolaan Aset, penyusunan roadmap, RKBMD, penatausahaan, hingga mekanisme penghapusan aset," jelasnya. (*)
| Cilacap Waspada Kekeringan, BPBD Cilacap Siapkan 250 Tangki Air Bersih |
|
|---|
| Isu Insentif Dihapus Bikin Guru Madrasah Swasta Resah, Pemkab Cilacap Pastikan Anggaran Masih Ada |
|
|---|
| Niat Balap Liar di Jalan Perintis Kemerdekaan Cilacap, Sejumlah Remaja Diamankan Polisi |
|
|---|
| Nelayan Cilacap Diminta Waspada, Gelombang Tinggi 4 Meter Berpotensi Terjadi Hingga Senin |
|
|---|
| Patungan Rp 150 Ribu Demi Sabu, Dua Pria di Cilacap Diciduk Polisi di Hutan Kubangkangkung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/09122025-bupati-cilacap-syamsul-aulia-rachman-melakukan-pembinaan-pengadaan-barang.jpg)