Berita Purbalingga
Baru 51 Dapur MBG di Purbalingga Kantongi SLHS, yang Lain Dikebut
51 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga, kini resmi mengantongi SLHS
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA — Sebanyak 51 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga, kini resmi mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Devi Setyawati mengatakan, selain ke-51 dapur tersebut, terdapat 25 dapur lainnya yang tengah bersiap untuk memulai operasionalnya.
"Namun sebelum berjalan, mereka wajib mengantongi SLHS terlebih dahulu," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (8/12/2025).
Ke-25 dapur tersebut, menurutnya saat ini tengah menjalani proses uji laboratorium dan ada yang sedang mengajukan pelatihan.
Baca juga: Karangan Bunga Ucapan HUT Purbalingga Hanya Jadi Sampah, Bakal Diganti Bibit
Lonjakan Kebutuhan Dapur
Selain proses penerbitan SLHS, pihaknya mengatakan, saat ini jumlah kebutuhan dapur MBG di Kabupaten Purbalingga mengalami peningkatan.
Dari jumlah sasaran yang semula 3.000, kini menjadi 1.000 hingga 2.000 sasaran per dapur.
"Sehingga kebutuhan jumlah dapur akan bertambah sekitar 80 unit bahkan lebih," katanya.
Sebelumnya, saat mengikuti rapat evaluasi denga BGN Semarang, ia mengatakan ada dua mekanisme dapur, yakni dapur besar dengan sasaran 3.000 penerima dan dapur kecil dengan 1.000 hingga 2.000 sasaran.
Untuk memperoleh SLHS, dapur wajib mengikuti pelatihan sebagai salah satu syarat utama. Meski diberikan satu kali, pengetahuan diharapakan mampu diterapkan dengan baik oleh para penjamah makanan.
"Poin pentingnya itu komitmen penjamah makanan. Mereka harus mampu menjalankan prosedur pengolahan yang baik dan aman.
Kalau hasil inspeksi kesehatan lingkungan atau hasil lab belum terpenuhi, harus segera ditindaklanjuti karena ini bagian dari upaya pencegahan keracunan," tegasnya.
Sertifikat SLHS sendiri, nantinya akan diterbitkan dalam bentuk hard file dan diserahkan langsung oleh Dinkes kepada Kepala SPPG.
Senin itu, pengawasan berkala juga dilakukan oleh puskemas setempat agar standar higiene sanitasi dapat benar-benar dilakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Dapur-mbg-purbalinggaa-a.jpg)