Kebumen Berdaya
Bupati Kebumen Lilis Suapi Siswa Sadang dengan Nasi Sorgum, Kenalkan Menu B2SA
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bagikan menu B2SA ke 425 siswa di Sadang. Kenalkan nasi sorgum sebagai alternatif pangan sehat selain beras.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Bupati Lilis Nuryani mengunjungi SDN 1 Pucangan untuk sosialisasi pangan B2SA kepada siswa.
- Sebanyak 425 siswa menerima paket makan siang berisi nasi sorgum, ayam katsu, telur, dan buah.
- Kegiatan ini mengisi kekosongan program Makan Bergizi Gratis yang belum tersalur di wilayah Sadang.
- Pemerintah mengenalkan sorgum dan tiwul sebagai alternatif karbohidrat pengganti nasi.
- Orang tua diharapkan mulai menerapkan pola makan beragam dan bergizi di rumah masing-masing.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Suasana SDN 1 Pucangan, Kecamatan Sadang, mendadak riuh penuh kegembiraan pada Rabu (3/12/2025).
Ratusan siswa berebut ingin dekat dan menyapa orang nomor satu di Kebumen, Bupati Lilis Nuryani, yang hadir di tengah-tengah mereka.
Bukan sekadar kunjungan kerja biasa, kedatangan Bupati kali ini membawa misi penting: mengenalkan rasa enak dari makanan sehat.
Baca juga: Kebumen Abadikan Sejarah dan Potensi Geopark Lewat Buku Mutiara Tanah Jawa
Bupati Lilis tidak datang dengan tangan kosong, melainkan membawa paket makan siang istimewa yang berbeda dari menu kantin biasanya.
Di hadapan para siswa, tersaji menu lengkap yang menggugah selera namun tetap sehat.
Ada nasi sorgum sebagai pengganti beras, lauk ayam katsu yang kekinian, telur, tempe, hingga sayur selada segar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi dan edukasi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Bupati Lilis ingin menanamkan pola pikir baru kepada anak-anak bahwa makan bukan asal kenyang, tapi harus berdampak baik bagi tubuh.
Bukan Sekadar Kenyang
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kebumen, Teguh Yuliono menjelaskan, kegiatan ini menyasar 425 siswa dari SDN 1 dan SDN 2 Pucangan.
Pihaknya sengaja memilih menu yang bervariasi untuk membuktikan bahwa sumber karbohidrat tidak melulu harus nasi putih.
"Kita berikan bantuan pangan yang memenuhi B2SA, nasinya dari sorgum, ada telur, ayam katsu, buah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu.
Teguh menambahkan, pemilihan lokasi di Kecamatan Sadang bukan tanpa alasan.
Wilayah ini termasuk dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum sempat menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Momentum ini dimanfaatkan Distapang untuk mengisi kekosongan tersebut sekaligus memberikan edukasi langsung.
Edukasi untuk Orang Tua
Tantangan terbesar dalam perbaikan gizi anak seringkali ada pada kebiasaan di rumah.
| Warga Kuwarasan Kebumen yang Hilang di Sungai Ditemukan Meninggal |
|
|---|
| Ritual Doa di Tepi Pantai Setrojenar Kebumen, Ikhtiar Orang Tua Temukan Anaknya yang Hanyut |
|
|---|
| Tim SAR Pakai Drone Buru Wisatawan Hanyut di Pantai Setrojenar Kebumen |
|
|---|
| Mengintip Rencana Kerja Pemkab Kebumen 2027, Unesco Global Geopark Jadi Perhatian |
|
|---|
| Lewat Aplikasi Si Apik SMPN 5 Kebumen, Orang Tua Bisa Pantau Anaknya di Sekolah Real-time |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20251203-Lilis-Nuryani.jpg)