Kamis, 7 Mei 2026

Berita Banyumas

Banyumas Punya 215 Ribu Usaha, Sekda Ajak Pengusaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

SE2026 merupakan agenda strategis yang sangat penting untuk memotret kondisi perekonomian daerah

Tayang:
Tribunnews.com
SENSUS EKONOMI - Seminar publisitas SE2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas di Red Chili Resto, Jumat (28/11/2025). SE2026 merupakan agenda strategis memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Banyumas tercatat memiliki jumlah lini usaha terbesar di Jawa Tengah, yakni mencapai 215.117 unit usaha, terdiri dari 213.365 Usaha Mikro Kecil (UMK) dan 1.752 Usaha Menengah Besar (UMB). 


Jumlah tersebut setara dengan sekitar 5 persen dari total empat juta usaha di Jawa Tengah.


Dengan potensi ekonomi sebesar itu, pemerintah daerah menegaskan pentingnya keterlibatan pelaku usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). 


Seruan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Agus Nur Hadie, dalam seminar publisitas SE2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas di Red Chili Resto, Jumat (28/11/2025).


Agus mengungkapkan bahwa SE2026 merupakan agenda strategis yang sangat penting untuk memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. 


Sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, kata dia, menjadi pijakan utama pemerintah dalam menetapkan arah kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.


"Melalui SE2026, kita bisa mengetahui kekuatan pelaku usaha, kontribusi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi, serta peluang pengembangan usaha dan penciptaan lapangan kerja. 


Semua itu harus berbasis data yang akurat," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis, Sabtu (29/11/2025). 


Ia mengajak para pelaku usaha di Banyumas untuk turut berperan aktif dalam sensus tersebut. Menurutnya, data yang diberikan kepada petugas BPS akan sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha para pelaku usaha itu sendiri.


"Ketika petugas BPS datang, sambutlah dengan baik. 


Berikan data yang benar, lengkap, dan jujur. 


Karena data itu akan kembali untuk kepentingan panjenengan sendiri," ucapnya. 


Dengan mengusung tema "Bareng Brayan Mbangun Banyumas", Agus menegaskan bahwa pembangunan ekonomi merupakan gerakan bersama yang harus melibatkan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah ataupun pelaku usaha besar. 


Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mewujudkan Banyumas yang semakin produktif, adil, dan sejahtera.


Dalam kesempatan itu, Agus juga memberikan apresiasi kepada BPS Banyumas atas inovasi publikasi yang dilakukan, termasuk penyelenggaraan BPS Award serta pengumpulan direktori perusahaan yang hadir dalam acara tersebut.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved