Berita Banyumas
Ketika Pemkab Banyumas Klaim UMR Naik Terus, Tapi Warganya Selalu Mengeluh
Namun di balik tren positif tersebut, para buruh di Purwokerto menilai peningkatan itu belum sejalan dengan kebutuhan hidup dan realitas
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: khoirul muzaki
"Butuh penyediaan lapangan pekerjaan yang lebih luas, jangan terlalu banyak syarat tinggi.
Buka kesempatan buat tamatan SMP dan SMA.
Hapus syarat 'good looking', masa back office kudu good looking, kerja di gudang juga kudu good looking? Nggak masuk akal," tegasnya.
Pembahasan mengenai nominal UMR Banyumas sampai sejauh ini belum dibahas.
Namun sayangnya dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Banyumas juga belum memberikan keterangan apapun mengenai hal tersebut.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) UMR Banyumas naik 3 Tahun Berturut-turut.
Berdasarkan Data Kabupaten Banyumas Dalam Angka 2025 terbitan BPS, perkembangan UMR Banyumas tercatat meningkat stabil selama tiga tahun terakhir:
Tahun Besaran UMR
2023 Rp 1.983.262
2024 Rp 2.118.124
2025 Rp 2.338.410
Pada 2023, UMR Banyumas dipatok Rp 1.983.262 dan berlaku sepanjang Januari - Desember.
Baca juga: Cerita UMK Cilacap Lebih Gede yang Bikin Iri Warga Banyumas
Angka tersebut meningkat menjadi Rp2.118.124 pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp2.338.410 yang berlaku seragam dari Januari hingga Desember 2025.
Namun UMR tahun 2026, hingga kini belum dapat dipastikan besarannya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto, mengatakan pembahasan belum dimulai.
"Pembahasan UMR belum dirapatkan dengan Dewan Pengupahan, masih menunggu juklak dan juknis dari kementerian.
Belum ada info besarannya, nanti kita infokan setelah informasi cukup," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Job-fair-pekerja-di-purwokerto.jpg)