Kebumen Berdaya
Kuwat Bersyukur Guru Ngaji di Kebumen Diperhatikan
Guru Ngaji, Kuwat Setiawan bersyukur ada perhatian dari pemerintah terhadap guru ngaji di Kebumen
Penulis: Agus Iswadi | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Guru Ngaji, Kuwat Setiawan bersyukur ada perhatian dari pemerintah terhadap guru ngaji yang ada di Kabupaten Kebumen.
Pernyataan itu disampaikan Kuwat sesuai menerima bantuan bedah rumah bertepatan dengan apel peringatan Hari Santri di Pendopo Kabumian Kabupaten Kebumen pada Rabu (22/10/2025).
Dalam kesempatan itu dilangsungkan pentasyarufan swcara simbolis UPZ Kemenag bersama Baznas periode Oktober dalam rangka Hari Santri Najsonal 2025 dan mensukseskan asta prioritas Kemenag Bidang Pemberdayaan Umat senilai total Rp 512,45 juta.
Bantuan tersebut terdiri dari beasiswa kepada 420 santri dengan nilai total Rp 178 juta, bantuan rehab rumah guru ngaji 6 unit senilai total Rp 80 juta, bantuan pemberdayaan ekonomi umat kepada 80 pelaku usaha senilai total Rp 200 juta.
Kemudian bantuan pemberdayaan ekonomi kelembagaan keagamaan ponpes, madin dan TPQ senilai total Rp 50 juta serta bantuan bibit kelapa genjah entok sejumlah 100 bibit dan bantuan kambing 32 ekor kepada 16 orang.
Guru ngaji asal Kecamatan Karanganyar, Kuwat Setiawan merasa senang dapat perhatian dari pemerintah dengan adanya bantuan bedah rumah.
Baca juga: Pesan Mendalam Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Hadapan Ratusan Santri
"Bantuan ini sangat membantu, selama ini memang guru-guru ngaji ini hampir tidak ada perhatian," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu.
Bertepatan dengan momen Hari Santri, dia berharap para santri menjadi santri-santri yang istiqomah tidak hanya mencari ilmu tapi juga menghilangkan kebodohan.
Sementara itu perwakilan penerima beasiswa, Bunga mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
"Semoga ini bermanfaat buat kami," terangnya. (Ais).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Bantuan-santri-kebumen.jpg)