TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Demam padel merambah ke Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Untuk mewadahi penggemarnya, lapangan padel pertama hadir di Dupan Square bernama Dupan Padel Pekalongan.
Fasilitas olahraga kekinian tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf, Minggu (10/8/2025).
Kehadiran lapangan padel ini membuat Kota Pekalongan sebagai pelopor padel di wilayah Pantura.
"Alhamdulillah, hari ini, kita resmikan lapangan padel pertama di Pekalongan. Ini merupakan bentuk kemajuan sarana olahraga di kota kita."
"Padel kini sedang tren di kota-kota besar dan bahkan akan dipertandingkan di PON 2028 di NTB. Ini peluang besar untuk kita," ungkap Wali Kota Aaf.
Baca juga: Buruh Jahit di Coprayan Pekalongan Ditagih Pajak Rp2,8 Miliar, Didatangi Langsung 4 Petugas
Padel adalah olahraga menyerupai tenis, dari Meksiko, yang memadukan squash dan tenis.
Empat pembeda padel dan tenis ada pada lapangan, raket, bola, dan cara bermain.
Padel yang dimainkan berpasangan ini memiliki lapangan lebih kecil dari tenis dan memiliki dinding.
Meski dimainkan dengan raket, raket padel tidak bersenar dan bola yang digunakan lebih lunak.
Dalam memainkan padel, servis dilakukan dari bawah dan bola yang memantul di dinding masih bisa dimainkan.
Aaf berharap, fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat olahraga rekreatif tetapi juga melahirkan bibit-bibit atlet potensial dari Pekalongan yang dapat bersaing di level nasional hingga internasional.
"Ini kali pertama saya mencoba bermain padel dan rasanya menyenangkan."
"Ke depan, saya berharap, ada pembentukan pengurus cabang olahraga padel, pelatihan atlet, dan juga partisipasi masyarakat luas agar olahraga ini berkembang pesat di kota kita," tambahnya.
Sistem Sewa Per Jam
Sementara itu, pengelola Dupan Padel Pekalongan, Richard menyampaikan, sejak soft opening tanggal 3-7 Agustus 2025, antusiasme masyarakat sangat tinggi.