Berita Pati

Bupati Pati Sudewo Tak Gentar Datangi Posko Aliansi meski Diteriaki “Lengser” hingga Dilempar Botol

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Rustam Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SADEWO TEMUI PENDEMO - Bupati Pati Sudewo saat bertemu muka dengan salah satu koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono alias Botok, di posko donasi mereka di depan Kantor Bupati Pati, Jumat (8/8/2025) malam.

“Mengenai ‘Pati Mutiara’, itu cuma tema Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati, bukan dimaksudkan untuk mengganti slogan resmi Kabupaten Pati. Slogan Pati tetap Pati Bumi Mina Tani,” jelas dia.

Sesekali, terdengar teriakan dari massa, “Tanggal 13 harus datang, Pak! Buktikan kalau memang laki-laki!”

Dialog langsung dengan warga terhenti ketika salah satu koordinator Aliansi, Supriyono alias “Botok”, datang ke lokasi dan bertemu langsung dengan Sudewo pada pukul 18.45.

Mereka bersalaman, kemudian Sudewo merengkuh tubuh Botok, memeluknya sejenak.

Setelah itu Botok berteriak, “Pak Sudewo, selamat bertemu tanggal 13 Agustus nanti!!!”

Kemudian, situasi berubah mencekam. Teriakan massa bersahut-sahutan tak terkendali. 

“Lengserkan Sudewo! Turunkan Sudewo! Lengser! Tidak usah diperhatikan!” teriakan-teriakan itu terus menggema bertubi-tubi.

Sudewo hanya diam mematung sambil tersenyum.

Kemudian, dengan pengawalan aparat Satpol PP dan kepolisian, dia membalikkan badan dan melangkah kembali ke arah Pendopo Kabupaten Pati.

“Saya sudah berusaha ketemu dia, berusaha merangkul dia, ngomong baik-baik. Tuntutan juga sudah saya penuhi. Lalu apa lagi yang diminta?” ucap Sudewo.

Sebelum dia datang, ratusan warga simpatisan aksi unjuk rasa 13 Agustus tengah berkumpul.

Koordinator Lapangan (Korlap) Penggalangan Donasi, Teguh Istiyanto, tampak melayani tanya-jawab dengan para simpatisan aksi.

Sebelum Sudewo tiba di lokasi, Kapolresta Pati Kombespol Jaka Wahyudi dan Dandim Pati Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto terlebih dulu berada di area posko.

Pukul 18.33 WIB, Sudewo telah melangkahkan kaki di depan mobil ambulans yang dijadikan posko donasi.

Dia mengacungkan jempol kepada massa yang berkumpul di sana.

“Bagaimana videotron-nya, bagus?” Begitu kalimat pertama yang dilontarkan Sudewo kepada warga. Lokasi posko memang berada di bawah videotron baru yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Pati dengan anggaran Rp1,39 miliar.

Padahal, anggaran pembuatan videotron tersebut selama ini juga menjadi salah satu poin kritikan Aliansi. (mzk)

Berita Terkini