Berita Banyumas

Awalnya Cuma Disuruh 'Nge-lem', Satpol PP Banyumas Akhirnya Ganti Penuh Biaya Insiden Srempetan

Penulis: daniel a
Editor: Daniel Ari Purnomo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERDAMAI: Motor diserempet patroli & disuruh ngelem, warga Purwokerto lapor online. Pimpinan Satpol PP Banyumas respons cepat, minta maaf & ganti rugi di hari yang sama.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebuah insiden kecil di jalanan Purwokerto menjadi bukti nyata bahwa aduan publik yang disampaikan secara terbuka dapat membuahkan hasil yang cepat dan memuaskan.

Kekecewaan seorang warga terhadap sikap oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berhasil diubah menjadi apresiasi berkat respons sigap dan penuh tanggung jawab dari pimpinan Satpol PP Kabupaten Banyumas.

Peristiwa ini berawal dari sebuah serempetan di Jalan Letjen Pol. Sumarto, Purwokerto, pada Jumat (18/7/2025).

Baca juga: "Sering Ada Kondom Bekas" Keluhan Warga Kebondalem Soal Remaja Mabuk Direspons Satpol PP Banyumas

Sebuah mobil patroli Satpol PP tanpa sengaja menyerempet sepeda motor seorang warga, menyebabkan kerusakan pada plat nomor dan lampu sen.

Namun, yang memicu kekecewaan bukanlah insidennya, melainkan respons oknum petugas di lokasi.

Alih-alih menunjukkan itikad baik, petugas tersebut justru melontarkan pernyataan yang meremehkan.

"jadi gini ka, tadi ada petugas satpol pp yg keliling naik mobil di jl Letjen pol Sumarto (don Polresta), nah pas mobilnya mau minggir itu bagian blkg mobil lena plat nomor sama lampu sen saya ka, tapi sama petugasnya malah disuruh di lem gitu sama gada ucapan maaf/bentuk tanggungjawab nya ka. paham si ka mereka ga sengaja, tpi masa gada itikad baik buat memperbaiki atau ganti gitu? maaf ya ka, tapi bener⊃2; ngerasa kecewa aja," demikian kronologi yang disampaikan warga dalam aduannya.

Merasa tidak dihargai dan tidak mendapatkan keadilan, warga tersebut kemudian memilih untuk menyuarakan keluhannya melalui kanal aduan publik di Lapak Aduan Banyumas, berharap ada tindak lanjut yang lebih serius.

Tak disangka, kekuatan aduan warga di era digital ini terbukti ‘sakti’.

Laporan tersebut langsung direspons oleh jajaran pimpinan Satpol PP Kabupaten Banyumas pada hari yang sama.

Tanpa menunggu lama, akun resmi Satpol PP Banyumas langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas nama institusi dan perilaku anggotanya.

Mereka tidak berhenti di situ; warga yang bersangkutan segera diundang ke kantor Satpol PP untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Janji tersebut ditepati seketika.

Pertemuan antara pimpinan Satpol PP dan warga yang motornya rusak digelar pada hari Jumat itu juga.

Suasana yang tadinya diwarnai kekecewaan berubah menjadi damai.

Halaman
12

Berita Terkini