"Itu cara yang bijak dari para orang tua atau pejabat negara kepada generasi mudanya,’" kata Kholik lagi.
Bila mengacu pada falsafah Jawa pejabat atau orang tua dari generasi muda hendaknya malah berpikir positif atas sikap tersebut.
"Mengacu filosofi Jawa, orang tua atau penguasa kepada anaknya itu harus melakukan ‘tutur, wuwur, dan sembur’."
"Tutur artinya memberi motivasi, wuwur itu mengasih modal/materi, dan sembur itu memberikan doa/restu."
"Jadi seperti itu hendaknya."
"Bukan malah menghardik, mengancam, atau berkata sinis,’’ tegas Abdul Kholik. (*)
Baca juga: Senator Abdul Kholik Minta KAI Hadirkan Pariwisata dan Kuliner Jateng ke Kereta
Baca tanpa iklan