Pilbup Banyumas 2024

Kawal! Ini Janji-janji Sadewo-Lintarti, Unggul Lawan Kotak Kosong di Pilkada Banyumas

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono unggul atas suara kotak kosong pada Pilkada Banyumas 2024.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Usai dinyatakan unggul melawan kotak kosong pada Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada Banyumas 2024, Sadewo Tri Lastiono menuturkan akan segera mengimplementasikan janji-janji atau visi dan misi prioritasnya.

Pasangan Sadewo dan Dwi Asih Lintarti diproyeksikan mendapat 539.098 suara atau (59,21 persen) versi hitung cepat internal.

Sadewo mengaku bersyukur atas perolehan 59,21 persen atas klaim sementara kemenangannya melawan kotak kosong.

Baca juga: Banyak Pemilih Kotak Kosong, Sadewo Ingin Buktikan Layak Pimpin Banyumas Lewat Kerja Keras

Berdasarkan data sementara dari Desk Pilkada Banyumas, kotak kosong mendapat sebanyak 371.351 suara, atau (40,79 persen).

Adapun suara sahnya adalah 910.449 dengan data TPS masuk 100 persen. 

Dengan tingkat partisipasi pemilih yang hanya 68,25 persen. 

"Saya puas dan bersyukur dengan angka 59 persen."

Baca juga: Sadewo-Lintarti Puas Raih 59 Persen di Pilkada Banyumas, Segera Realisasikan Janji Penghasilan RT

"Saya dengan Bu Lintarti kedepan akan bekerja dan akan mengimplementasikan visi misi soal prioritas."

"Apa yang akan dilakukan kedepan adalah yang terukur," kata Sadewo saat konferensi pers yang diikuti Tribunbanyumas.com, di kediamannya di Purwokerto, Jumat (29/11/2024). 

Adapun salah satu yang dapat dilakukan segera nantinya setelah resmi menjabat adalah soal program penghasilan tambahan untuk RT. 

Baca juga: Hasil Pilkada Banyumas: Mesin Partai Koalisi Tak Efektif, PDIP Ragukan Kesolidan

"Tambahan penghasilan untuk RT dari yang Rp100 ribu menjadi Rp250 ribu.

Ada tambahan Rp150 ribu untuk sekitar 12.250 RT RW, kalau dikalikan Rp150 ribu akan sekitar Rp1.8 miliar dibagi 330 desa, maka kisarannya satu bulan satu desa Rp5.6 juta. 

Tapi eksekusi belum saat ini, yang kemungkinan di APBN perubahan 2025 atau 2026," katanya. 

Kemudian ada pula insentif bagi guru ngaji.

Sadewo mengaku untuk Perdanya sudah ada tinggal nantinya adalah mengeluarkan Perbup.

Selanjutnya adalah soal penataan kinerja internal pemkab Banyumas. (*)

Baca juga: Video Uniknya Petugas TPS 004 Patikraja Banyumas yang Gunakan Seragam SD

Berita Terkini