Berikut profil calon Wakil Bupati Tegal, Muhammad Syaeful Mujab.
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Masih berusia cukup muda, bukan menjadi penghalang bagi sosok Muhammad Syaeful Mujab untuk mengabdikan diri dan maju pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kabupaten Tegal 2024.
Ia berkeinginan memajukan kampung halamannya yakni Kabupaten Tegal.
Baca juga: PKB Kabupaten Tegal Usung Ischak-Kholid: Terima Kasih Bu Umi Azizah!
Mujab mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Bupati Tegal berpasangan dengan Bima Eka Sakti.
Keduanya, diusung partai politik (parpol) non koalisi atau tunggal yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Mujab menuturkan, dia merupakan asli warga Kabupaten Tegal tepatnya di Desa Tembok Luwung, Kecamatan Adiwerna.
Mujab juga menceritakan tentang sosok ibunya yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) selama kurang lebih 10 tahun di Malaysia.
Baca juga: 2 Partai Restui Ischak-Kholid Maju di Pilkada Kabupaten Tegal
"Saya bukan dari keluarga berada."
"Sejak kecil, keluarga saya penerima manfaat bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Raskin dan lain-lain."
"Pendidikan sejak kecik saya dapat beasiswa mulai SD, SMP, SMA dan kuliah pun beasiswa Bidik Misi untuk keluarga pra sejahtera."
"Melanjutkan kuliah S2 di Inggris saya juga dapat beasiswa LPDP."
"Sehingga saya kembali ke kampung halaman Kabupaten Tegal, mudah-mudahan bisa mendapat mandat dari masyarakat," ungkap Mujab kepada Tribun.
Sejak kecil sampai dewasa, Mujab menyebut dirinya mendapat bantuan atau ditanggung oleh negara, sehingga sebagai bentuk timbal balik kepada Kabupaten Tegal Mujab kembali ke kampung halaman.
Tidak hanya sekedar pulang kembali ke kampung halaman, Mujab ingin bersama mewujudkan Kabupaten Tegal Bisa Maju dan Sejahtera, lewat pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Tegal Pilkada 2024.
"Kurang bersyukur rasanya ketika saya sudah diberikan banyak kesempatan untuk belajar dan lain sebagainya, tapi tidak balik ke kampung halaman."