Berita Jateng

Pesan Khusus Pj Gubernur Jateng ke Pj Bupati Cilacap dan Pati

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana (kiri) melantik dua penjabat bupati baru yakni Pj Bupati Cilacap kini ditugaskan kepada Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Jateng, Mohamad Arief Irwanto dan Pj Bupati Pati kini dijabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko. Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Sabtu (10/8/2024).

Ia menilai, kinerja pemerintah kabupaten Cilacap selama ini sudah bagus.

Sebab, pertumbuhan ekonominya pada 2023 sebesar 5,76 persen atau lebih tinggi dari angka Jawa Tengah (4,98%).

Prevalensi stunting berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 sebesar 18,5%, lebih rendah dari angka Jateng (20,7%).

Rasio Gini Kabupaten Cilacap sebesar 0,364, juga lebih rendah dari Jawa Tengah (0,369).

Namun demikian, inflasi Kabupaten Cilacap pada Juli 2024 (yoy) sebesar 2,03%, lebih tinggi dari angka Jateng (1,86%).

Pun dengan angka kemiskinannya pada Maret 2024 sebesar 10,68%, lebih tinggi dari tingkat kemiskinan Jateng yang sebesar 10,47%.

Begitu juga tingkat kemiskinan ekstrem yang masih sebesar 1,25%, lebih besar dari angka Jateng (1,11%). Pun dengan tingkat pengangguran terbuka pada 2023 sebesar 8,74%, lebih tinggi dari angka Jateng (5,13%).

Kinerja Pemerintah Pati

Sementara itu, kinerja Pemerintah Kabupaten Pati secara umum menunjukkan capaian yang bagus.

Perekonomian tahun 2023 tumbuh positif di angka 5,02%, lebih tinggi dari angka Jawa Tengah (4,98%). Tingkat pengangguran terbuka pada 2023 sebesar 4,29%, lebih rendah dari angka Jateng (5,13%).

Prevalensi stunting berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 sebesar 18,5%, lebih rendah dari angka Jateng (20,7%).

Rasio Gini Kabupaten Pati sebesar 0,312 juga lebih rendah dari Jawa Tengah (0,369).

Namun demikian, tingkat inflasinya pada Juli 2024 (yoy) sebesar 2,06%, masih lebih tinggi dari angka Jateng (1,86%).

Angka kemiskinan pada Maret 2024 sebesar 9,17%, lebih rendah dari angka Jateng yang sebesar 10,47%.

Namun, untuk tingkat kemiskinan ekstrem sebesar 1,23%, masih lebih tinggi daripada angka Jateng (1,11%). (*)

Baca juga: Megahnya Pasar Jongke Solo Diresmikan Presiden Jokowi, Pj Gubernur Jateng Minta Pedagang Merawatnya

Berita Terkini