Bagi orangtua, mereka tidak lagi terbebani pada tanggungan finansial tambahan untuk bimbingan belajar para anaknya di lembaga les.
Kemudian, bagi guru, bisa lebih fokus pada pembelajaran yang bermakna, holistik, dan berorientasi pada penalaran yang mendalam, bukan hafalan.
"Guru juga bisa kembali percaya diri bahwa pembelajaran sesuai kurikulum itu sudah cukup untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi seleksi PTN lewat SBMPTN," tutur Nadiem Makarim.
Nadiem menambahkan, kerja sama antara siswa dengan guru melalui pengasahan logika dan daya nalar maka akan meningkatan kesuksesan peserta didik pada jalur seleksi berdasarkan tes (SBMPTN).
"Seleksi masuk PTN harusnya tidak menurunkan kualitas pembelajaran pendidikan menengah. Harus lebih inklusif dan adil, tidak diskriminatif pada peserta didik dari keluarga yang kurang mampu untuk membimbelkan anaknya," ujar Nadiem. (**)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nadiem Makarim Hapus Tes Mata Pelajaran pada Jalur SBMPTN".
Baca juga: 4 Pemain PSIS Semarang Dipastikan Absen saat Lawan Persikabo, Selain Carlos Fortes Siapa Lagi?
Baca juga: Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf Telah Diuji Lie Detector, Hasilnya Mereka Jujur
Baca juga: Warga Cilacap Diduga Terlibat Aksi Pencurian Brankas di Rumah Selebgram Dara Arafah, Terekam CCTV
Baca juga: Gubernur Ganjar Mengenang Almarhumah Nyai Heni Maryam sebagai Sosok yang Luar Biasa