Berita Pati
Hari Ini, Warga Pati Berencana Kirim Surat ke KPK: Minta Segera Tangkap Bupati Sudewo
Hari ini, warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu akan berkirim surat ke KPK untuk meminta segera menangkap Sudewo.
Penulis: rika ira | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berencana menggeruduk Kantor Pos Pati hari ini, Senin (25/8/2025).
Mereka bakal mengirim surat secara bersama-sama kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta lembaga antirasuah tersebut segera menangkap Bupati Pati Sudewo.
Diketahui, nama Sudewo terseret dalam pusara korupsi dan suap proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Sudewo diduga menerima suap Rp18,3 miliar saat masih duduk di kursi DPR RI.
Aksi kirim surat ini juga menjadi pendahuluan sebelum massa menggelar demo di KPK, 2-3 September 2025 mendatang.
"Besok (Senin, Red), kami ada agenda berkirim surat, satu orang satu surat."
"Intinya, agar KPK segera menangkap Bupati Sudewo."
"Titik kumpul di Alun-alun Pati. Perkiraan ribuan orang yang ikut," kata Koordinator Aksi, Supriyono alias Botok, Minggu (24/8/2025).
Baca juga: Bupati Pati Sudewo Diduga Terima Suap Rp18,3 Miliar Proyek DJKA, Mangkir saat Dipanggil KPK
Tak Mau Pemimpin Korup
Aksi kirim surat ke KPK ini sebelumnya juga dilakukan puluhan warga Pati dari Kecamatan Tayu.
Mereka mendatangi Kantor Pos Pati pada Jumat (22/8/2025).
"Sebagai warga Pati, kami sudah tidak senang punya pemimpin seperti itu, yang terindikasi korupsi."
"Kalau dibiarkan, nantinya pembangunan Pati rentan dengan korupsi."
"Apalagi, arogan seperti itu juga."
"Jadi, kami tidak nyaman," kata Ayu, satu di antara warga yang berkirim surat.
Dalam aksi itu, massa membawa sejumlah spanduk dan poster, di antaranya bertuliskan "KPK Tangkap Sudewo", "Tolak Bupati Korup", dan "Surat Cinta untuk KPK RI".
Baca juga: Lima Hari Dapat Donasi Rp117,4 Juta, Warga Pati Siap Geruduk KPK Desak Penangkapan Bupati Pati
| Korban Berani Speak Up, Pelapor Kasus Percabulan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati Jadi 3 Orang |
|
|---|
| Santri Ponpes Ndholo Kusumo Pati Dipindah ke Yayasan Lain, Kemenag Jamin Tak Ada yang Putus Sekolah |
|
|---|
| Kasus Pencabulan Santri Ponpes Ndholo Kusumo Pati Diambil Alih Polda Jateng, Polisi Periksa 17 Orang |
|
|---|
| Diduga Intel Kodim yang Susupi Aksi Demo Pati, Pria Gempal Beri Klarifikasi: Masyarakat Sipil Biasa |
|
|---|
| Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, Istri dan Anak Bantah Ada Pencabulan ke Santri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/25082025-warga-tayu-pati-kirim-surat-ke-kpk-agar-menangkap-bupati-sudewo.jpg)