Berita Purbalingga
Berawal dari Gadaikan Motor, Kades Wonokerto Wonosobo Didesak Mundur
Warga Desa Wonokerto Wonosobo menuntut kepala desa mundur dari jabatan. Kades diduga menggadaikan motor desa hingga menggelapkan dana bantuan.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Puluhan warga Desa Wonokerto, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menggeruduk balai desa, Rabu (20/8/2025).
Mereka menuntut Kepala Desa Wonokerto Deny Setya Wibowo mundur dari jabatan.
Deny diduga menggelapkan aset desa hingga dana bantuan.
Sejak datang Rabu pagi, warga yang tergabung dalam Aliansi Wonokerto Bersatu memasang sejumlah spanduk berisikan protes di pagar balai desa.
Koordinator Aliansi Wonokerto Bersatu, Sugeng Rahayu menegaskan, warga sudah tidak bisa lagi menerima kepemimpinan kades saat ini.
"Tuntutan kami adalah agar dipertanggungjawabkan dan turun dari jabatan," kata Sugeng di sela aksi.
Baca juga: 104 Napi Rutan Wonosobo Dapat Remisi Kemerdekaan, Kondisi Penjara Over Kapasitas Hampir 100 Persen
Ia menyebut, masa jabatan kades masih tersisa lebih dari satu tahun.
Namun, warga menilai, bila terus dibiarkan justru akan semakin buruk bagi pemerintahan desa.
Sugeng menjelaskan, keresahan warga sebenarnya sudah muncul sejak setahun belakangan namun tidak berani mengungkap.
"Hingga awalnya, musyawarah desa yang difasilitasi oleh BPD. Di situ diduga ada kendaraan bermotor beserta suratnya yang tergadai."
"Dari situlah kami tergerak menyuarakan suara rakyat," ungkapnya.
Ia menyebut, banyak tindakan yang dilakukan kepala Desa Wonokerto yang terpilih lewat pemilihan kepala daerah antar waktu ini yang diduga menyimpang.
Selain penggelapan aset desa, ada juga dugaan penyimpangan dana bantuan, di antaranya bantuan BUMDes, seragam sekolah, bantuan bibit pohon, hingga bantuan sapi.
"Rp6 juta itu untuk seragam, Rp2 juta untuk bibit, itu baru hasil investigasi dua hari."
"Bantuan sapi, sapinya hilang, dibuatkan laporan fiktif. Bahkan, ada sapi warga yang dipinjam hanya untuk dokumentasi."
| Pemkab Purbalingga Ikut Instruksi Pemprov, termasuk ke Kantor Naik Sepeda |
|
|---|
| Kabar Anggaran Dipangkas dan WFH ASN, Bupati Purbalingga Tegaskan Layanan Publik Tak Boleh Terganggu |
|
|---|
| Persibangga Dipermalukan Persikotas di Kandang Sendiri |
|
|---|
| Setelah Kasus OTT di Cilacap, Pemkab Purbalingga Komitmen Perkuat Pengawasan dan Transparan |
|
|---|
| Tambah Wahana dan Atraksi, Owabong Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/21082025-dewo-warga-wonokerto-wonosobo.jpg)