Berita Purbalingga

Banyak Karnaval HUT RI, Persewaan Kostum di Purbalingga Banjir Order. Omzet Setengah Bulan Rp30 Juta

Persewaan baju adat dan kostum di Purbalingga masih dibanjiri penyewa meski Hari Kemerdekaan RI telah berlalu.

|
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/FARAH ANIS RAHMAWATI
BANJIR PENYEWA — Kios persewaan baju adat dan sanggar Tari Citra Budaya di Jalan S Parman, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, masih ramai dikunjungi calon penyewa kostum, Selasa (19/8/2025). Banyaknya penyewa kostum untuk memeriahkan HUT RI membuat pemilik persewaan baju adat tersebut kewalahan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA — Persewaan baju adat dan kostum di Purbalingga, Jawa Tengah, masih dibanjiri penyewa meski Hari Kemerdekaan RI telah berlalu.

Banyak di antara mereka mencari baju adat atau kostum lain untuk mengikuti karnaval, lomba, maupun kegiatan lain yang masih digelar untuk memeriahkan HUT RI tersebut.

"Wah, luar biasa, saya sampai kewalahan mbak."

"Ini, alhamdulillah, Pak Bupati yang baru kan menginfokan agar setiap desa itu ada karnaval jadi mereka ini dari desa-desa itu dateng ke sini buat nyewa," kata Rien Anggareni, pemilik usaha persewaan baju adat dan kostum serta Sanggar Tari Citra Budaya Purbalingga, Selasa (19/8/2025).

Usaha Rien berada di Jalan S Parman, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga

Siang itu, para pengunjung silih berganti mencari pakaian adat maupun kostum yang akan digunakan.

Beberapa di antaranya terlihat memilih pakaian dan melakukan fitting baju yang akan disewa.

Namun, tak sedikit yang datang untuk mengembalikan pakaian yang selesai disewa.

Baca juga: Bupati Fahmi Janjikan Bonus untuk Paskibraka Purbalingga yang Sukses Bertugas

Di tempat persewaannya, Rien tak hanya menyediakan kostum tari dan baju adat tetapi ada juga pakaian karnaval, beragam profesi, juga wayang orang.

Semuanya ditata di etalase masing-masing. 

Rien juga menyediakan berbagai macam aksesoris pendukung pakaian misalnya, topeng, caping, rinjing, tampah, gelang, juga kalung.

Ia menyatakan, selama bulan Agustus ini, penyewa pakaian di kiosnya naik tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa. 

Setiap hari, Rien bisa melayani 25 hingga 30 penyewa. 

Menurutnya, jumlah tersebut adalah salah satu yang paling banyak dibandingkan hari-hari biasa, yang bahkan bisa sama sekali tidak ada penyewa. 

"Alhamdulillah, ini setiap harinya kita bisa melayani 25-30 orang," katanya. 

Rien mengeklaim, koleksi pakaian dan kostum di kiosnya cukup lengkap. 

Tak heran, banyak penyewa yang memilih menyewa pakaian adat ataupun karnaval di kiosnya. 

"Koleksi di sini cukup lengkap, untuk pakaian adat di sini juga lengkap, 38 provinsi semua ada."

"Di kios ini juga cukup berbeda dengan yang lain, kami lebih ke pakaian-pakaian tradisi," katanya.

Harga Sewa Mulai Rp50 Ribu

Selain kelengkapan, Rien menyatakan harga sewa pakaian di kiosnya juga cukup terjangkau, mulai Rp50.000 hingga 150.000. 

"Harga mulai Rp50 ribu sampai Rp150 ribu, per lima hari," ujarnya. 

Baca juga: 149 Napi Rutan Purbalingga Dapat Remisi Kemerdekaan, Kepala Rutan Ungkap Penjara Over Kapasitas

Rien mengatakan, selain perorangan, banyak juga yang menyewa secara kolektif 30-40 pakaian.

Antusiasme yang tinggi tersebut membuat omzet pun melonjak.

Hingga pekan ketiga Agustus ini, Rien telah mengantongi hasil Rp20 juta-Rp30 juta. 

Menurutnya, jumlah tersebut cukup tinggi jika dibandingkan hari-hari biasa yang per bulannya bisa mencapai Rp30 juta.

"Alhamdulillah, ini luar biasa banget, selain dapat keuntungan ya bisa buat nambah koleksi juga."

"Kalau misalkan ada yang butuh 40 (kostum) tapi saya cuma ada 30 berapa, itu saya beli lagi, ya itung-itung buat menambah koleksi" ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved