Sabtu, 11 April 2026

Berita Pati

Bupati Pati Sudewo Tak Gentar Datangi Posko Aliansi meski Diteriaki “Lengser” hingga Dilempar Botol

Ratusan warga simpatisan aksi unjuk rasa 13 Agustus tengah berkumpul. Bupati Pati Sudewo tiba-tiba mendatangi posko Aliansi

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Rustam Aji
TribunJateng.com/Mazka Hauzan Naufal
SADEWO TEMUI PENDEMO - Bupati Pati Sudewo saat bertemu muka dengan salah satu koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono alias "Botok", di posko donasi mereka di depan Kantor Bupati Pati, Jumat (8/8/2025) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI – Usai membatalkan kenaikan pajak PBB P2 karena mendapat ponolakan masyarakat, untuk pertama kalinya, Bupati Pati Sudewo mendatangi langsung posko donasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (selanjutnya hanya disebut “Aliansi”) yang berada di luar pagar kantor Bupati Pati, Jumat (8/8/2025) malam.

Massa yang berkumpul sempat tertegun, sebelum seorang perempuan, salah satu di antara mereka, menyalami Sudewo sambil berkata, “Tanggal 13 mau umrah atau siap ke sini, Pak?”

Sudewo langsung menepis isu yang mengatakan bahwa dirinya akan berangkat umrah untuk menghindari massa aksi unjuk rasa pada tanggal 13 nanti.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Siswa di Purwokerto Banyumas Diduga Alami Perundungan. Trauma, Dirawat 16 Hari di RS

Perempuan itu lalu tiba-tiba meletakkan telapak tangannya di dada Sudewo sambil berkata, “Abane deg deg deg. (Suaranya dag-dig-dug).”

Sudewo hanya meresponsnya dengan senyuman.

Setelahnya, Sudewo langsung dikerubungi oleh ratusan warga.

Banyak di antara mereka yang mengacungkan kamera video ponsel mereka masing-masing.

Sudewo langsung diberondong pertanyaan-pertanyaan oleh warga.

Mulai dari pertanyaan tentang kalimat Sudewo yang terkesan menantang 50 ribu pendemo, tentang isu dirinya bakal berangkat umrah, tentang keputusannya membatalkan kenaikan PBB-P2, tentang kebijakan 5 hari sekolah, hingga tentang isu yang mengatakan bahwa dirinya mengganti slogan Pati Bumi Mina Tani menjadi Pati Mutiara.

Dia menjawab semua berondongan pertanyaan itu satu per satu.

“Pertanyaannya bagus. Saya luruskan, maksud saya ngomong seperti itu supaya ini tidak ditunggangi. Kalau murni aspirasi terkait kebijakan PBB-P2, ya oke, tapi jangan sampai ditunggangi. Aku mung ngono tok (saya cuma begitu). Clear ya?” papar Sudewo yang disambut riuh tepuk tangan massa.

Sudewo juga membantah isu yang mengatakan bahwa dirinya akan berangkat umrah pada tanggal 13 untuk menghindari aksi demo.

“Saya tanggal 17 jadi inspektur upacara, tidak mungkin saya tinggal umrah. Jadi isu itu tidak benar sama sekali,” tutur dia.

Dia juga menjelaskan bahwa keputusannya membatalkan kenaikan PBB-P2 berlangsung seterusnya.

Lalu kebijakan sekolah 5 hari juga dibatalkan dan dikembalikan ke 6 hari sekolah mulai Senin (11/8/2025) mendatang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved