Senin, 4 Mei 2026

Berita Pati

Bupati Pati Minta Maaf 2 Kali: Soal Ucapan Tantang Rakyat Demo

Setelah tuai polemik, Bupati Sudewo akhirnya gelar konferensi pers. Ia akui ada banyak kekurangan.

Tayang:
TRIBUN BANYUMAS/ Mazka
BUPATI PATI MINTA MAAF - Bupati Pati Sudewo memberikan keterangan pers di kantornya, Kamis (7/8/2025), untuk meminta maaf kepada publik atas polemik kenaikan PBB. Ia menyampaikan permintaan maafnya dengan cara mengklarifikasi dua hal sekaligus, yaitu ucapannya yang terkesan menantang demo dan insiden yang terjadi di posko donasi warga. 

Posko penggalangan donasi itu milik kelompok Masyarakat Pati Bersatu.

Sebuah kericuhan sempat terjadi di posko tersebut pada Selasa (5/8/2025) yang lalu.

Saat itu, barang-barang donasi yang ada di posko tersebut sempat diamankan oleh petugas.

“Kami tidak bermaksud melakukan perampasan terhadap barang-barang (donasi) tersebut sama sekali," jelas Sudewo.

Menurutnya, tindakan itu hanya bertujuan untuk memindahkan posko sementara waktu.

“Hanya ingin memindahkan, supaya tidak mengganggu kirab boyongan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati," tambahnya.

Ia menegaskan tidak pernah melarang aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh masyarakat.

Dalam konferensi pers tersebut, Bupati Pati Sudewo tampak berbicara dengan sangat tulus.

Ia yang mengenakan kemeja batik berdiri di sebuah ruangan yang megah.

Latar belakangnya dihiasi dengan sebuah ukiran gebyok yang berwarna emas.

Wajahnya menatap lurus ke arah para wartawan yang hadir.

Di momen inilah ia menyampaikan dua permintaan maaf yang sangat penting kepada seluruh publik.

Selain meminta maaf, Bupati Sudewo juga memberikan klarifikasi soal akar masalahnya.

Yaitu mengenai kebijakan kenaikan PBB-P2 yang bisa mencapai hingga 250 persen.

“Soal kenaikan sebesar 250 persen itu tidak semuanya. Itu hanya maksimal kenaikan," kata dia.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved