Berita Karanganyar
Gila! Permintaan Bendera One Piece di Karanganyar Naik 340 Persen, Sehari Laku 200 Bendera
Saat bendera Jolly Roger jadi perdebatan, pengusaha konveksi ini malah kewalahan melayani pesanan.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Mesin heat press kemudian memindahkan gambar dari kertas ke kain dengan presisi yang tinggi.
Setelah lembaran kain itu selesai dicetak, prosesnya tidak langsung jadi.
Tangan seorang pekerja lain terlihat sedang melakukan tahap akhir dari produksi.
Dengan sebuah alat staples khusus, ia merapikan bagian tepi bendera agar kuat dan tidak mudah sobek.
Proses yang detail ini terus diulang demi mengejar target permintaan bendera One Piece yang gila-gilaan.
Agus menceritakan, ledakan permintaan ini berawal pada akhir Juli 2025.
Awalnya, ia hanya membuat desain bendera itu untuk iseng sebagai bahan promosi.
"Awal-awal itu orang-orang yang pesan cuma satu, dua (bendera)," katanya.
Namun, permintaan meledak pada tanggal 1 Agustus 2025.
"Pas tanggal 1 (Agustus 2025) mulai banyak. 1 orang bisa ngambil 5, 10 (bendera)," katanya.
Tidak hanya jumlahnya, ukuran bendera yang diminta juga berevolusi.
Semula, konsumen hanya memesan ukuran kecil 30x20 cm.
Kini, permintaan bergeser ke ukuran yang jauh lebih besar, hingga 120x80 cm.
Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu per bendera.
Permintaan gila ini tidak hanya datang dari wilayah Solo Raya saja.
Agus mengaku menerima pesanan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, mulai dari Makassar hingga Papua.
Mengenai polemik bendera tersebut, Agus memilih untuk tidak banyak berkomentar.
Menurutnya, masyarakat sudah bisa menilai sendiri fenomena yang sedang terjadi.
Baginya, ini adalah sebuah peluang bisnis yang datang di saat yang tak terduga.
| Teror Pocong Bikin Resah Warga Kebakkramat Karanganyar, Pencarian Ramai-ramai Belum Membuahkan Hasil |
|
|---|
| Dua Warga Sragen Ditangkap Polisi saat 'Tanam' Sabu di SPBU Hingga Mal di Jalur Karanganyar-Solo |
|
|---|
| Mantan Bupati Karanganyar Juliyatmono Dapat Kesempatan Terakhir, 3 Kali Mangkir Dipanggil Sidang |
|
|---|
| Pengunjung Grojogan Sewu Karanganyar Tewas saat Bermain Air, Terseret Air Bah Hingga 3 Kilometer |
|
|---|
| Dua Peserta Lomba Lari Siksorogo Lawu Ultra 2025 Meninggal Dunia, Diduga akibat Serangan Jantung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250805-bendera-one-piece.jpg)