Berita Purbalingga
Wabup Purbalingga Sentil Konflik Ormas: Apapun Ceramahnya, Kita Harus Saling Tolerir
Berkaca dari kasus di daerah lain, Wabup Dimas minta warga Purbalingga jaga persatuan & saling hargai.
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga, Dimas Prasetyahani, memberikan sebuah 'sentilan' yang tajam namun menyejukkan.
'Sentilan' itu ia sampaikan di tengah acara Tabligh Akbar Jama'ah Muslimin Hizbullah Purbalingga.
Acara akbar tersebut digelar di Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja, pada Minggu (3/8/2025).
Baca juga: Penanganan Kasus Bentrok FPI dan PWI LS di Pemalang Naik Penyidikan, Polisi Buru Tersangka
Dalam sambutannya, Wabup Purbalingga secara terbuka menyinggung maraknya konflik ormas Islam di daerah lain.
Ia menyatakan keprihatinannya atas konflik antar sesama muslim yang terjadi baru-baru ini.
Ia pun berharap kejadian serupa tidak akan pernah menular dan terjadi di Kabupaten Purbalingga.
Pesan utamanya kepada ribuan jemaah yang hadir adalah soal pentingnya saling menghargai.
"Sangat disayangkan, dan semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita bersama bahwa apapun kegiatan ceramah, siapapun pengisinya, bilamana memiliki tujuan utama yang mulia, kita harus saling mentolerir."
"Kita harus bisa saling menghargai," tegas Dimas.
Pernyataan keras ini menjadi sebuah pengingat agar warga Purbalingga tidak mudah terpecah belah hanya karena perbedaan.
Dalam kesempatan itu, Wabup Dimas Prasetyahani tampil sederhana di hadapan para jemaah.
Ia mengenakan kemeja putih lengan panjang yang dipadu dengan peci hitam.
Berdiri di atas podium, di hadapan ribuan pasang mata, ia berbicara dengan penuh semangat.
Sebuah kamera video di sampingnya tampak merekam setiap kata yang ia ucapkan.
Di belakangnya, terbentang spanduk besar acara Tabligh Akbar berwarna hijau toska.
| Dinanti sejak 1970, Jembatan Gantung Langkap–Kramat Purbalingga Akhirnya Dibangun |
|
|---|
| Jembatan Gantung Langkap-Kramat Purbalingga Segera Dibangun, Ditarget Rampung Oktober 2026 |
|
|---|
| Datang dari Aceh Langsung Jualan Obat Ilegal di Purbalingga, Pemuda 23 Tahun Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Ditemukan Tak Bergerak di Lahan Kosong, Remaja di Mrebet Purbalingga Ternyata Mabuk Kecubung |
|
|---|
| Warga Karangpucung Banyumas Ditangkap saat Edarkan Sabu di Purbalingga, Dapat Upah Hingga Rp2,5 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250803-wakil-bupati-purbalingga.jpg)