Senin, 4 Mei 2026

Berita Jateng

Pedagang Full Senyum di Car Free Night Kudus, Sejam 100 Porsi Habis

Program baru yang digagas Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Perdagangan tersebut mampu menyedot ribuan pengunjung

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: khoirul muzaki
Saiful Masum
SEMARAK CFN - Pengunjung memadati kawasan Car Free Night (CFN) di Jalan dr. Ramelan Kudus dengan berburu kuliner, Sabtu (2/8/2025) malam. Uji coba CFN kali ini diikuti oleh 155 pedagang dengan berbagai jenis dagangan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Uji coba pelaksanaan Car Free Night (CFN) yang berlangsung di Jalan dr. Ramelan Kabupaten Kudus, Sabtu (2/8/2025) malam berlangsung meriah.

Program baru yang digagas Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Perdagangan tersebut mampu menyedot ribuan pengunjung dalam semalam.

Perputaran ekonomi pun tak bisa dihindarkan dengan hadirnya 155 pedagang kaki lima (PKL) atau pelaku UMKM dengan berbagai produk masing-masing.

Uji coba CFN sedianya dimulai pukul 20.00 - 00.00 WIB. Pedagang mulai berbondong-bondong menata lapak masing-masing 2 jam sebelum kickoff CFN dimulai.

Bahkan, animo masyarakat yang tinggi sudah memadati kawasan Jalan dr. Ramelan sebelum CFN benar-benar dibuka.

Tak jarang dari pedagang harus pulang lebih awal karena dagangannya habis terjual di awal uji coba CFN dibuka.

Dari satu stan ke stan lain semua dipadati pengunjung. Kuliner menjadi produk yang paling diburu masyarakat. Mulai dari produk kuliner jadul, olahan masakan pawon, kuliner murah meriah, jajanan, hingga aneka ragam olahan minuman yang juga dikombinasikan dengan aneka buah-buahan dan ragam toping minuman.

Sepanjang Jalan dr. Ramelan penuh sesak oleh pengunjung selama pagelaran CFN berlangsung.

Kantong-kantong parkir seperti di Jalan Sunan Kudus, area parkir Alun-alun Simpang Tujuh, 100 meter di ujung Selatan Jalan dr. Ramelan, dan beberapa kantong parkir lainnya penuh.

Pedagang kewalahan melayani pengunjung yang terus berdatangan dan bertahan hingga tengah malam.

Satu di antaranya Zuyinatul Mukaromah (43), pedagang aneka macam produk jadul.

Zuyinatul yang dibantu suami dan satu pekerja kewalahan diserbu pengunjung.

Di lapaknya berjudul "Kinata Warung Jadul", aneka ragam kuliner jamal dulu disajikan.

Mulai dari nasi aking, jahe gecek, wedang blung, gemblong goreng, gethuk, tiwul, lepet, bakwan sayur, hingga madu suwuk laku keras.

Di satu jam pertama, 100 porsi menu dari berbagai jenis sudah dipesan. Semua harga per porsi hanya dibandrol murah meriah Rp 5.000-an saja.

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved