Berita Banyumas
Baturraden Targetkan Produksi 12.000 Liter Susu per Hari pada 2026
Dengan tambahan 1.000 sapi baru & teknologi pakan, BBPTU-HPT Baturraden siap jadi raksasa susu.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden menetapkan sebuah target yang luar biasa.
Mereka menargetkan bisa memproduksi hingga 12.000 liter susu segar setiap harinya.
Target ambisius ini diharapkan bisa tercapai pada tahun 2026 mendatang.
Baca juga: Wamentan Sudaryono Kunjungi Baturraden, Genjot Produksi Susu untuk Program Makan Bergizi Gratis
Rencana ini akan menjadikan Baturraden sebagai salah satu calon raksasa susu di Indonesia.
Target besar ini diungkapkan saat kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, pada Minggu (3/8/2025).
Kepala BBPTU-HPT Baturraden, Dani Kusworo, menjelaskan bahwa potensi yang ada saat ini saja sudah sangat besar.
Saat ini, Baturraden mampu memproduksi 7.000 liter susu segar setiap hari.
Jumlah ini setara dengan 40.000 botol susu ukuran 125 ml.
Produksi tersebut kini menjadi salah satu pemasok utama untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo.
Lalu, bagaimana cara Baturraden untuk mencapai target produksi 12.000 liter susu per hari?
Langkah pertama adalah dengan menambah jumlah populasi sapi perah.
Untuk mencapai target luar biasa itu, Baturraden akan mendatangkan 1.000 ekor sapi perah baru.
Ini adalah hasil dari kerja sama besar dengan PT Suri Nusantara.
Tahap pertama, sebanyak 250 ekor sapi dijadwalkan akan masuk kandang pada tahun ini.
Di dalam kandang modern BBPTU-HPT Baturraden, barisan sapi perah unggul sudah menanti.
| 3 Remaja Kasus Demo di Banyumas Dituntut 10 Bulan, Kuasa Hukum Sebut Tak Sesuai Fakta Sidang |
|
|---|
| Kunjungan Wisata di Banyumas Turun 12,3 Persen saat Libur Lebaran 2026, Baturraden Masih Favorit |
|
|---|
| Pemkab Banyumas Segera Terapkan WFH Tiap Jumat, Pastikan tak Ganggu Layanan Publik |
|
|---|
| Musim Kemarau di Banyumas dan Purbalingga Diprakirakan Singkat, Baru Datang Mulai Pertengahan Juni |
|
|---|
| Ratusan Barang Penumpang Tertinggal di Kereta dan Stasiun, Nilainya Rp 110 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20250803-sapi-banyumas.jpg)