Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jateng

Ironi Kabupaten Tetangga Kota Semarang, 32 Ribu Warganya Menganggur

Ia mengungkapkan pelatihan ini juga menjadi strategi menurunkan angka pengangguran di Kendal yang menembus angka 32 ribu. 

Tayang:
Agus Salim Irsyadullah/Tribun Jateng
SERAHKAN SERTIFIKAT KELULUSAN - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyerahkan sertifikat kelulusan pelatihan kompetensi tahap pertama, Selasa (29/7/2025). Peserta yang dinyatakan lolos berpeluang besar langsung terjun ke industri ataupun dunia wirausaha melalui skil yang didapatkan sewaktu pelatihan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Tuntas sudah perjuangan Farhan mengikuti pelatihan unit kompetensi pada tahap pertama yang digelar Pemkab Kendal.


Selama 33 hari, dia bersama ratusan remaja lain berlomba mengasah kemampuan sebagai bekal menuju kehidupan industri.


Berbekal keseriusan langsung terjun ke dunia industri, Farhan ingin memanfaatkan kesempatan ini sebagai pijakan awal mendalami jiwa wirausaha.


"Diberi berbagai macam pelatihan, ada wirausaha ada garmen dan banyak hal. Kami sudah sejak sebulan yang lalu ikut latihannya," katanya, Selasa (29/7/2025). 


Selama pelatihan, Farhan tak pernah sekalipun absen. Di usianya yang masih muda, ia bertekad menjadi pengusaha mapan di masa depan.


"Katanya tidak semua lolos, tapi alhamdulillah hari ini dinyatakan semuanya lolos," ujarnya.


Kepala UPTD BLK Disperinaker Kendal, Hendro Setyo Utomo, menjelaskan bahwa pelatihan tahap pertama mencakup 7 kelas untuk jurusan penjahit operator garmen dan satu kelas Instalasi listrik. 


Setiap kelas terdiri dari 16 peserta dengan total 8 kelas, dan durasi pelatihan berkisar antara 22 hingga 33 hari.


"Yang dinyatakan lolos ada 144 seperti yang disampaikan ibu bupati tadi," katanya. 

Baca juga: Tegal Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan, Berlaku Mulai 1 Agustus Hingga 3 Bulan


la menambahkan bahwa pelatihan dilakukan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri Kendal (KIK), serta mendorong peserta agar memiliki semangat berwirausaha. 


"Kalau sesuai skill dan kebutuhan, mereka akan direkrut oleh pihak KIK. Atau mereka juga bisa menjadi wirausahawan," sambungnya.


Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan program ini digencarkan untuk mendukung Kendal Cerdas sebagai langkah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). 


Ia mengungkapkan pelatihan ini juga menjadi strategi menurunkan angka pengangguran di Kendal yang menembus angka 32 ribu. 


Pemkab Kendal menargetkan penurunan angka pengangguran sebesar 1 persen setiap tahunnya.


"Jumlah pengangguran di Kabupaten Kendal saat ini mencapai 32 ribu orang, dan harapannya tahun ini dapat mengalami penurunan sebesar 1 persen," kata bupati yang akrab disapa Tika.


Tika pun meminta kepada peserta pelatihan terus mengasah kemampuan untuk menghadapi tantangan industri yang semakin ketat. 


"Jika kompetensinya sesuai, mereka berpeluang diterima di perusahaan yang tepat," tandasnya. (ags)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved