Rabu, 3 Juni 2026

Berita Jateng

Festival Cheng Ho Digadang Jadi Incaran Internasional

Festival Cheng Ho 2025 kembali digelar meriah di Kota Semarang dan mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: khoirul muzaki
Idayatul Rohmah
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat diwawancara awak media di Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Minggu (27/7/2025). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Festival Cheng Ho 2025 kembali digelar meriah di Kota Semarang dan mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota.


Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, festival ini telah menjadi perhatian dunia internasional dan akan dikembangkan melalui perencanaan strategis hingga tahun 2026.


“Saya kira Festival Cheng Ho 2025 ini menjadi sebuah fenomena. Saya tahu ini adalah sebuah festival yang diincar oleh dunia internasional.

Maka segala sesuatu harus disiapkan dengan baik,” kata Agustina pada kegiatan yang digelar di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Semarang tersebut, Minggu (27/7/2025).


Agustina memaparkan, peringatan 620 tahun kedatangan Laksamana Cheng Ho akan menjadi titik tolak pengembangan jalur budaya dan wisata.


Secara khusus, anggaran 2026 akan diarahkan untuk pengembangan pariwisata yang berkaitan dengan Laksamana Cheng Ho dan jalur “Sutra”.


"Khusus perhatian untuk pariwisata yang berkaitan dengan Laksamana Cheng Ho,  yang berkaitan dengan jalur Sutra, hari ini kita putuskan untuk kita kembangkan secara maksimal," jelasnya.


Agustina menyebut, Pemkot Semarang berjanji untuk membangun kembali jembatan penghubung yang akan menunjang jalannya karnaval Cheng Ho.


Jembatan ini nantinya akan dihias dengan lampion-lampion bergaya Pecinan tempo dulu, menyatu dengan revitalisasi kawasan Semarang Lama—termasuk Kota Lama, Kampung Melayu, dan Pecinan.

Baca juga: Banyak Pemain Asing Tapi Imbang Lawang Persipura, Pendukung Persijap Kecewa


"Kita sepakat, mudah-mudahan tahun 2026 semua bisa terselesaikan dengan baik, baik infrastruktur maupun hiasannya.


Untuk apa? Untuk tahun 2027, wisatawan kita harapkan lebih banyak hadir sehingga perekonomian Kota Semarang menjadi semakin maju," katanya.


Festival Cheng Ho selama ini memang menjadi sorotan karena mengangkat nilai sejarah, toleransi, dan kekayaan budaya lintas etnis yang hidup harmonis di Semarang.


Tahun ini, Pemkot menilai penyelenggaraan festival lebih baik dibanding tahun sebelumnya, dan berkomitmen agar tahun depan lebih meriah lagi.


“Izinkan Pemkot Semarang beserta jajarannya untuk lebih banyak membantu, berperan, sehingga menjadi lebih besar dan lebih baik lagi," sambungnya.


Lebih lanjut, Agustina menjelaskan bahwa Kota Semarang kini terlibat aktif dalam jaringan kerja sama internasional Jalur Sutra Maritim.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved