Berita Purbalingga
Dua Anak Yatim Penderita Cerebral Palsy di Bobotsari Purbalingga Akhirnya Diperhatikan Pemerintah
Perjuangan Sumiati pun terasa semakin berat begitu suaminya meninggal dunia pada tahun 2017. Ia pun harus menjalani perjuangan ini seorang diri
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: khoirul muzaki
Farah Anis Rahmawati
Ibu Sumiati — Sumiati, seorang ibu sekaligus orang tua tunggal bagi kedua anaknya Alisah dan Desnia yang menderita kelainan syaraf saat menceritakan perjuangannya merawat kedua anaknya, di kediamannya di RT 3 RW 4, Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Kamis (24/7/2025).
Menurutnya tangan seorang anak yang menderita penyakit tersebut itu cenderung kaku, sehingga anak harus dilatih menggenggam.
"Mulai dari benda-benda yang ukuranya kecil dulu, baru ke besar, nanti kan lama-lama tangganya bisa ngebuka sendiri, dan nanti lama-lama bisa memegang benda sendiri," katanya.
Apabila sedari awal orang tua sudah melatih anak dengan kondisi tersebut, ia menyatakan bukan tidak mungkin anak tersebut seiring berjalannya waktu dapat membawa badan, duduk hingga berdiri sendiri.
"Itu semua tergantung bagaimana orang tua mampu untuk menstimulasi tumbuh kembang anak," katanya.
Berita Terkait
Baca Juga
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.